BERANDANEWS – Selayar, Penanganan kasus kecelakaan laut yang menimpa KLM Nurul Salsa di perairan barat Pulau Polassi pada pertengahan Juli 2026 lalu resmi memasuki babak baru.
Tim penyidik Polres Kepulauan Selayar bersama personel BKO Direktorat Polairud Polda Sulsel menaikkan status perkara tersebut dari penyelidikan ke tahap penyidikan usai menggelar gelar perkara di Aula Endra Dharmalaksana Mapolres Selayar, Sabtu (8/8/2026).
Gelar perkara yang dipimpin langsung oleh Kapolres Selayar AKBP Didid Imawan tersebut dihadiri oleh Kasat Reskrim, Kasat Polairud, serta tim penyidik gabungan. Peningkatan status ini dilakukan setelah penyidik mengantongi bukti awal yang cukup melalui rangkaian pemeriksaan saksi, pengumpulan dokumen kapal, hingga penyitaan barang bukti di lapangan.
Dalam proses penyelidikan sebelumnya, penyidik telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, salah satu yang paling mencolok adalah temuan 37 buah life jacket (jaket pelampung) serta dokumen pelayaran yang kini tengah didalami intensif. Sinergi bersama Dit Polairud Polda Sulsel terus diperkuat guna mempertajam pendalaman fakta hukum di lapangan.
Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan menegaskan penanganan kasus ini berjalan secara transparan dan profesional. Ia memastikan tim penyidik akan bekerja cepat untuk mengurai penyebab pasti kecelakaan sekaligus menentukan pihak yang bertanggung jawab atas insiden tersebut.
“Proses penyidikan akan terus berjalan secara profesional. Kami akan mengungkap secara jelas rangkaian peristiwa, termasuk faktor penyebab kecelakaan, dan segera menetapkan tersangka,” tegas AKBP Didid Imawan.(*)





