Rumah Nenek yang Tak Lagi Aman: Derita Remaja Mamuju Dicabuli 15 Pelaku Hingga Mengandung

Ilustrasi Aksi Pemerkosaan

BERANDANEWS – Mamuju, Selama delapan bulan, seorang anak perempuan berusia 15 tahun di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, harus menanggung derita dalam diam.

Lingkaran terdekat yang seharusnya menjadi tempat paling aman, justru berubah menjadi ruang trauma yang mengerikan.

Aksi keji yang melibatkan 15 orang pelaku ini pertama kali terjadi pada November 2025 di sebuah rumah toko yang juga tempat tinggal nenek korban. Kala itu, korban dipaksa melayani kebecekan empat orang pelaku.

Bukannya mendapat perlindungan, penderitaan korban justru berlanjut secara berulang hingga Juni 2026.

Ironisnya, dari belasan pelaku yang merenggut masa depan remaja tersebut, dua di antaranya adalah paman kandung korban. Tak hanya itu, enam pelaku lainnya terkonfirmasi masih di bawah umur.

Kebenaran yang memilukan ini baru tersingkap saat keluarga mencurigai perubahan kondisi fisik korban yang diduga tengah mengandung akibat kejahatan berantai tersebut.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Ipda Herman Basir, mengonfirmasi bahwa seluruh 15 pelaku kini telah diringkus oleh penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Mamuju sejak Juli hingga awal Agustus.

Kepolisian masih terus mendalami modus operandi para pelaku guna memberikan keadilan bagi korban yang kini membutuhkan pendampingan trauma secara intensif.(*)