Polda Metro Jaya Usut Asal-Usul 995 Senjata Angin dan 1 Senpi Shotgun di Sekolah Jaksel, Ada Indikasi Penyelundupan?

Polda Metro Jaya Usut Asal-Usul 995 Senjata Angin dan 1 Senpi Shotgun di Sekolah Jaksel

BERANDANEWS – Jakarta,Teka-teki penemuan hampir seribu unit senjata di sebuah sekolah milik yayasan di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, mulai terkuak.

Polda Metro Jaya memastikan telah mengantongi dokumen izin impor terkait ratusan senjata tersebut.

Senjata-senjata tersebut diketahui diimpor melalui PT Lokta Karya Perbakin (LKP) yang menyeret sosok mantan ketua yayasan berinisial IWD.

“Untuk izin impor, kita sudah mengetahui bahwa PT LKP ini terkait dengan saudara IWD,” tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, Sabtu (8/8/2026).

Agenda Pemeriksaan: Bidik Kesesuaian Manifes dan Dugaan Penyelundupan

Penyidik bakal memanggil dan memeriksa IWD pada pekan depan guna membongkar asal negara, alur masuk, hingga tujuan utama pengimporan ratusan senjata tersebut ke area institusi pendidikan.

Polisi menegaskan akan mencocokkan jumlah fisik senjata dengan dokumen resmi impor untuk memastikan legalitasnya.

“Setelah pemeriksaan, kita akan tahu kapan diimpor, tujuannya untuk apa, dan berapa jumlah pastinya. Apabila sesuai manifes, artinya resmi. Namun, jika ada yang di luar manifes, berarti ada indikasi penyelundupan. Ada dua klaster berbeda yang sedang kami dalami,” tambah Budi.

Rincian Senjata: 995 Senapan Angin dan 1 Senjata Api Aktif

Polda Metro Jaya turut meluruskan simpang siur informasi di masyarakat mengenai jenis senjata yang sempat memicu kehebohan tersebut.

Dari total 996 pucuk yang disita dari lokasi, mayoritas merupakan senapan angin, sementara satu unit teridentifikasi sebagai senjata api (senpi) asli.

Rincian barang bukti yang diamankan meliputi:

– 1 Pucuk Senjata Api: jenis shotgun Franchi SPAS-15 kaliber 12 GA (diketahui milik sosok berinisial DS).
– 776 Pucuk: Revolver angin kaliber 4,5 mm.
– 215 Pucuk: Pistol angin kaliber 4,5 mm.
– 4 Pucuk: Senapan angin kaliber 4,5 mm.

Saat ini, seluruh barang bukti 995 senjata angin dan 1 pucuk senpi tersebut telah diamankan di gudang Subdit Wasendak Dit Intelkam Polda Metro Jaya untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut. (*)