BERANDANEWS – Makassar, Maxim Indonesia menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya salah satu mitra pengemudi yang menjadi korban tindak kriminal di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.
Perusahaan mengecam segala bentuk tindakan kekerasan dan berharap proses hukum dapat berjalan dengan baik sehingga pelaku segera mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai ketentuan yang berlaku.
Sejak menerima informasi mengenai peristiwa tersebut, Maxim telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian guna mendukung proses penyelidikan dan penegakan hukum yang tengah berlangsung. Maxim juga berharap keluarga korban dapat memperoleh keadilan atas kejadian yang menimpa anggota keluarganya.
Public Relations Manager Yuan Ifdal Khoir menyatakan bahwa perusahaan akan terus memantau perkembangan kasus serta memberikan perhatian kepada keluarga korban.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa mitra pengemudi kami. Kami berharap proses penyelidikan dapat berjalan dengan lancar sehingga pelaku dapat segera mendapatkan hukuman yang setimpal dan keluarga korban memperoleh keadilan,” ujar Yuan dalam keterangan rilisnya Kamis (11/6/2026).
Sebagai bentuk kepedulian terhadap perlindungan mitra pengemudi, Maxim memiliki program perlindungan melalui Yayasan Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI).
Program ini menyediakan santunan bagi mitra pengemudi yang mengalami kecelakaan maupun musibah saat menggunakan layanan Maxim.
Untuk pengajuan santunan, mitra pengemudi atau keluarga korban dapat mengunjungi kantor Maxim Makassar atau menghubungi YPSSI melalui surat elektronik info@ypssisocial.org maupun melalui laman resmi YPSSI.
Maxim bersama seluruh keluarga besar mitra pengemudi menyatakan akan terus memberikan perhatian terhadap perkembangan kasus pembunuhan driver di Maros tersebut serta mendukung penuh proses hukum yang sedang berjalan hingga tuntas. (ril)






