Tingkatkan Kualitas Pemilu Mendatang, KPU Jeneponto Gelar Bedah Buku Evaluasi Pilkada 2024 Secara Daring

Tingkatkan Kualitas Pemilu Mendatang, KPU Jeneponto Gelar Bedah Buku Evaluasi Pilkada 2024 Secara Daring

BERANDANEWS – Jeneponto, Komitmen untuk terus membenahi kualitas dan integritas penyelenggaraan demokrasi terus ditunjukkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Jeneponto. Sebagai wadah refleksi dan pembelajaran berharga, KPU Jeneponto sukses menggelar agenda Bedah Buku Seri 1 bertajuk “Evaluasi Pelaksanaan Pilkada Tahun 2024” secara daring melalui platform Zoom, Rabu (21/10/2026).

Kegiatan ilmiah ini dirancang untuk mendalami dinamika, berbagai tantangan teknis, hingga evaluasi menyeluruh terhadap proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 guna dijadikan pijakan perbaikan pada pemilu mendatang.

Tak tanggung-tanggung, diskusi interaktif ini menghadirkan mantan Ketua Bawaslu RI, Prof. Dr. Muhammad, S.IP., M.Si., sebagai narasumber utama. Diskusi kian tajam dengan hadirnya dua panelis andal, yakni akademisi Dr. Ibnu Hajar, S.Sos., M.I.Kom., serta Ketua Dewan Pengurus LAPAR Sulawesi Selatan, Abdul Karim. Jalannya bedah buku dipandu secara lugas oleh Anggota KPU Jeneponto Divisi Teknis Penyelenggaraan, Arifandi.

Saat membuka acara, Ketua KPU Kabupaten Jeneponto, Asming S., menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar agenda rutin di atas kertas, melainkan proses penting untuk memetik pelajaran berharga demi meningkatkan mutu demokrasi.

“Evaluasi ini menjadi bahan pembelajaran yang sangat krusial bagi kita semua untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemilu dan pemilihan di masa-masa mendatang,” tegas Asming S. di hadapan ratusan peserta yang bergabung dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Kupas Regulasi hingga Tantangan Lapangan
Selama sesi pemaparan dan tanggapan panelis, para peserta diajak membedah secara komprehensif seluruh aspek Pilkada 2024. Isu yang disorot meliputi kecukupan regulasi, kendala teknis pelaksanaan di TPS, hingga mitigasi potensi kerawanan yang dihadapi para petugas di lapangan.

Forum ini bertransformasi menjadi ruang pertukaran gagasan yang konstruktif antara akademisi, pengamat, dan praktisi pemilu untuk membangun kesepahaman bersama mengenai standar demokrasi yang berkualitas.

Di akhir agenda, Asming S. bersama Koordinator Divisi Teknis Penyelenggaraan, Arifandi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Sekretaris KPU Jeneponto, Lukman, S.E., Kasubbag Teknis dan Hukum, F. Rukmana Zaina Lau, S.E., serta seluruh staf jajaran sekretariat atas dedikasi dan fasilitasi penuh hingga acara berjalan sukses.

“Sinergi seluruh jajaran sekretariat adalah kunci utama memastikan dari persiapan hingga pelaksanaan kegiatan ini dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkap pimpinan KPU Jeneponto tersebut.

Melalui Bedah Buku Seri 1 ini, KPU Kabupaten Jeneponto berharap budaya literasi dan diskusi kritis semakin mengakar di lingkungan penyelenggara pemilu. Langkah ini sekaligus menjadi ikhtiar nyata dalam memperkuat kapasitas SDM, profesionalitas, integritas, serta akuntabilitas lembaga demi menjaga marwah demokrasi di Indonesia.(*)