The Cakras Indonesia Sukses Guncang D’Liquid Claro Makassar Lewat Peluncuran 3 Band dan Single Perdana

The Cakras Indonesia, sukses menggelar malam perhelatan akbar peluncuran karya perdana dari tiga band ternama Makassar di D’Liquid Hotel Claro Makassar

BERANDANEWS — Makassar, Panggung seni dan hiburan malam Kota Makassar mendadak bergetar hebat dalam balutan energi kreatif penuh gelora.

Wadah silaturahmi musisi lokal, The Cakras Indonesia, sukses menggelar malam perhelatan akbar peluncuran karya perdana dari tiga band ternama Makassar di D’Liquid Hotel Claro Makassar, Ahad (25/10/2026) malam.

Acara yang berlangsung meriah mulai pukul 19.30 WITA hingga tengah malam ini bukan sekadar panggung seremonial peluncuran lagu.

Lebih dari itu, ajang ini menjadi simbol perlawanan terhadap instanitas musik modern, sekaligus pembuktian kebangkitan solidaritas dan karya orisinal anak muda Kota Daeng di kancah permusikan nasional.

Rumah Bersama Musisi Makassar: Dari Obrolan Warkop hingga Filosofi Militer

The Cakras Indonesia lahir dari buah pertemanan dan obrolan panjang selama lima tahun di antara para pelakunya. Berawal dari wadah silaturahmi antarmusisi, komunitas ini kini memayungi sekitar 50 musisi aktif di Makassar mulai dari talenta muda berbakat hingga para senior legendaris.

Komunitas ini juga menaungi sebuah grup musik alternative rock dengan nama lekat, The Cakras Band. Nama “Cakra” sendiri diserap dari filosofi kedisiplinan ala militer yang menuntut ketegasan, arah, dan tujuan yang jelas dalam menelurkan karya seni.

“Setiap latihan kita harus disiplin. Tanpa kedisiplinan dan komitmen kuat, sebuah karya seni tidak akan pernah selesai dengan sempurna,” tegas Founding Father The Cakras Indonesia, Cakra, di sela-sela perhelatan.

Di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI) yang marak dipakai untuk memproduksi lagu secara instan saat ini, The Cakras Band tetap teguh mempertahankan marwah keaslian karya manusia.

“Seluruh lirik dan aransemen nada murni lahir dari pemikiran, keringat, dan idealisme para personelnya,” tambah Cakra.

Tiga Band, Tiga Karakter, dan Gebrakan Single Terbaru

Suasana hall D’Liquid Claro kian membara tatkala tiga band unggulan bentukan The Cakras Indonesia bergantian mengambil alih panggung dengan karakter musik yang sangat khas:

The Cakras Band (Alternative Rock): Tampil menggebrak sebagai pemungkas lewat dua single andalan terbaru bertajuk “Harus Mau” dan “Lelaki Kuat”. Dentuman musik modern pop-rock berkarakter kuat sukses mencuri perhatian para penikmat musik rock.

Yelix Band (Pop Romantis): Mengusung nuansa syahdu namun tetap energik, Yelix resmi meluncurkan single romantis berjudul “Camidu” yang sukses memandu penonton berdendang bersama.

Sugar Daddy Band (Entertainment / Jenaka): Menghadirkan warna hiburan segar khas panggung kafe Makassar, Sugar Daddy memperkenalkan single “Taletalekang” yang berhasil mengocok perut penonton lewat aksi interaktifnya.

Aksi Spektakuler 9 Master Gitaris dan Perjuangan 5 Tahun

Kemeriahan panggung semakin memuncak saat perhelatan ini merangkaikan atraksi jam session dari sembilan master gitaris Kota Makassar. Kehadiran para maestro gitar lokal seperti Om Tony, Om Ilho, Om Wardy Slash, dan Om Weldy sukses membius ratusan pengunjung yang memadati area hall.

Ketua Panitia sekaligus Vokalis The Cakras Band, Ambie, mengaku terharu atas apresiasi luar biasa dari ekosistem musisi Makassar.

Mantan vokalis Loe Joe Band ini mengungkapkan bahwa rencana peluncuran karya ini sebenarnya telah digagas sejak 5 tahun lalu, namun sempat beberapa kali tertunda akibat rintangan bencana, termasuk ancaman kabut asap karhutla yang berisiko mengganggu kualitas vokal dan event.

“Ini sebuah kesyukuran luar biasa. Rencana launching ini sempat tertunda tiga kali karena berbagai hambatan seperti bencana asap kebakaran hutan. Demi menjaga kesehatan musisi dan penonton, kita akhirnya putuskan pindah ke lokasi indoor malam ini,” tutur Ambie dengan mata berbinar.

Ambie juga mengapresiasi kehadiran perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Makassar yang berkomitmen memberikan ruang bagi musisi lokal di ajang-ajang pemerintah kelak.

Pihaknya berharap, ketika ada konser band papan atas nasional di Makassar, musisi lokal yang berdikari dengan karya sendiri selalu diberi kesempatan menjadi tuan rumah di negeri sendiri.(*)