BERANDANEWS — Makassar, Antrean yang mengular di berbagai SPBU di Kota Makassar telah berlangsung beberapa hari terakhir, memantik keluhan dari berbagai elemen masyarakat.
Dari pantauan sejumlah SPBU di Makassar, sejak pagi Jumat (11/9/2026). antrean BBM mengular hingga ke badan jalan dan menimbulkan kemacetan parah yang tak terbendung.
Warga yang terpaksa mengantre berjam-jam di bawah sengatan matahari, mulai mengeluhkan kondisi ini.
Seoarang warga yang sehari hari mengantar anak sekolah, melampiaskan emosinya, lantaran harus mengantre berjam jam untuk mendapatkan BBM.
“Kenapami itu kasian, sudah dua jam mengantre panas panas lagi, susah sekali dapat pertalite,” tegas Ardi.
“Bagaimana mi mau mengantar anak sekolah, bensin saja susah kalau antri lama begini terus,” tambah Ardi dengan nada kecewa.
Hal senada juga disampaikan seorang pengemudi ojek online, Aso.
“Sampai kapankah begini, antre susah susah, apalagi kita ini harus antar penumpang kodong. Tolong itu pemerintah kasi kita solusi,” terang Aso.
Sebelumnya Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menyebut Kelangkaan dan antrean mengular ternyata tak sekadar dipicu lonjakan konsumsi, melainkan ulah rakus para mafia BBM yang melancarkan praktik kecurangan secara masif.
“Di lapangan tidak sedikit ditemukan indikasi kecurangan! Ada yang nekat melakukan pengisian berulang kali dalam sehari tanpa dimanfaatkan, hingga nekat memodifikasi tangki kendaraan demi mengeruk keuntungan pribadi,” tegas Andi Sudirman
Ulah nakal para oknum ini jelas mencekik rakyat kecil dan pengemudi yang benar-benar membutuhkan BBM untuk mengais rezeki harian.
Menanggapi aksi nakal tersebut, Pemprov Sulsel bersama Polda Sulsel dan Pertamina resmi mengibarkan bendera perang dengan membentuk Satgas Pengawasan BBM.
Sanksi tanpa ampun telah disiapkan bagi kendaraan dan oknum yang nekat main kayu.
“Kita akan perketat! Pemeriksaan langsung dilakukan di tempat, mulai dari pencabutan izin hingga pemblokiran nomor polisi (STNK) kendaraan nakal tersebut,” jelas Gubernur Sulsel.
Mengakhiri keterangannya, Andi Sudirman menyerukan agar masyarakat tidak panic buying karena stok pasokan BBM sejatinya dijamin aman oleh Pertamina.
Ia meminta seluruh warga tetap tertib dan saling menjaga agar hak rakyat kecil atas BBM bersubsidi tidak terus-menerus dirampok oleh mafia tangki siluman.(*)





