
BERANDANEWS – Makassar, Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Indonesia Luwu (PP IPMIL Luwu) menggelar kunjungan silaturahmi sekaligus audiensi dengan jajaran Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel).
Langkah ini diambil guna memperkuat jaringan komunikasi, mempererat sinergitas, serta membangun kolaborasi strategis antara aparat penegak hukum dan elemen mahasiswa asal Tanah Luwu.
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut diterima langsung oleh Direktur Intelijen dan Keamanan (Dirintelkam) Polda Sulsel beserta jajaran terkait di Makassar, Selasa (18/8/2026).
Audiensi ini dimanfaatkan PP IPMIL Luwu sebagai ruang dialog terbuka untuk menyuarakan aspirasi masyarakat, khususnya menyikapi dinamika pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA) serta pemeliharaan Kamtibmas (Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di wilayah Tanah Luwu.
Sampaikan Aspirasi SDA dan Penguatan Kondusivitas
Sebagai wadah yang menghimpun mahasiswa dan pelajar asal Luwu, IPMIL menilai bahwa generasi muda berpendidikan memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal isu-isu strategis daerah melalui jalur dialog formal dan terukur.
Berbagai persoalan lingkungan serta pengelolaan SDA yang tengah berkembang di tengah masyarakat diharapkan mendapatkan atensi proporsional dari aparat kepolisian agar diselesaikan sesuai koridor hukum yang berlaku.
Selain isu ekologi dan SDA, faktor keamanan wilayah menjadi poin krusial dalam diskusi tersebut. Keterlibatan aktif mahasiswa dan pemuda dipandang sebagai kunci untuk mencegah potensi konflik sosial dan menjaga iklim investasi daerah tetap kondusif.
Dorong Kemitraan Strategis Berkelanjutan
Ketua Umum PP IPMIL Luwu, Yandi, menegaskan bahwa silaturahmi ini bukan sekadar agenda seremonial belaka, melainkan pijakan awal untuk membangun kemitraan yang produktif dan berkesinambungan.
“Kami berharap pertemuan ini menjadi awal dari sinergitas berkelanjutan. Pemuda dan mahasiswa Luwu harus mampu menjadi mitra strategis kepolisian dalam menjaga keamanan, menyalurkan aspirasi masyarakat, serta menciptakan suasana yang damai dan kondusif di Tanah Luwu,” tegas Yandi.
Yandi juga mengajak seluruh elemen mahasiswa asal Luwu untuk senantiasa merawat nalar kritis, objektif, serta bertanggung jawab dalam menyikapi setiap dinamika sosial politik di daerah tanpa terjebak pada tindakan provokatif.
Melalui sinergi bersama Polda Sulsel, PP IPMIL Luwu berkomitmen untuk terus mengambil peran sebagai bagian dari solusi (solution provider) atas setiap tantangan yang dihadapi masyarakat Tanah Luwu demi menjaga persatuan dan keutuhan wawasan kebangsaan.(*)




