BERANDANEWS – Makassar, Program Multi Years Project (MYP) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terus menunjukkan progres positif. Salah satu pekerjaan yang mengalami perkembangan signifikan adalah pembangunan Jalan Hertasning dalam Paket 1 MYP yang hingga Juli 2026 telah mencapai progres 74,84 persen pada pekerjaan pemasangan pembatas median jalan (kerb median).
Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui program pembangunan jalan berskala besar yang berlangsung selama periode 2025–2027.
Selain Jalan Hertasning, pekerjaan infrastruktur juga tengah berlangsung di Jalan Aroepala. Pada ruas tersebut, proses pengecoran beton semen atau rigid pavement terus dikerjakan dan saat ini telah mencapai progres 16,54 persen.
Kedua proyek tersebut merupakan bagian dari enam paket pekerjaan yang saat ini telah berjalan di lapangan dalam Program Multi Years Project (MYP) Sulawesi Selatan.
Secara keseluruhan, program strategis ini didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sulawesi Selatan dengan nilai mencapai Rp2,5 triliun. Program tersebut mencakup penanganan sekitar 1.400 kilometer jalan yang tersebar pada sekitar 100 ruas jalan provinsi di 24 kabupaten dan kota.
Melalui program ini, pemerintah tidak hanya melakukan perbaikan jalan yang rusak, tetapi juga meningkatkan kapasitas infrastruktur untuk mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi daerah.
Berbagai jenis pekerjaan dilaksanakan dalam paket MYP, mulai dari pembangunan drainase, pengecoran beton, pengaspalan jalan, pemasangan talud atau struktur penahan tanah, pembangunan box culvert, hingga pekerjaan preservasi jalan untuk menjaga kualitas infrastruktur yang telah ada.
Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Rosyadi, mengatakan bahwa Program MYP dirancang sebagai solusi jangka panjang untuk mempercepat peningkatan kualitas jaringan jalan provinsi.
Menurutnya, manfaat program tersebut sudah mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah yang sebelumnya menghadapi kondisi jalan rusak.
“Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan kini telah diaspal sehingga kondisinya menjadi lebih baik dan diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan pengguna jalan,” ujar Rosyadi.
Ia menegaskan seluruh pekerjaan yang saat ini berjalan ditargetkan selesai sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dengan demikian, manfaat pembangunan dapat segera dirasakan masyarakat, baik dalam bentuk peningkatan aksesibilitas, efisiensi waktu tempuh, maupun penguatan konektivitas antarwilayah di Sulawesi Selatan.
Program MYP sendiri menjadi salah satu proyek prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur. Dengan cakupan pekerjaan yang luas dan nilai investasi yang besar, program ini diharapkan mampu menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor transportasi.
Seiring progres yang terus meningkat di berbagai ruas jalan, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan optimistis target pembangunan infrastruktur melalui Program MYP dapat tercapai sesuai rencana hingga tahun 2027.(*)





