BERANDANEWS – Palopo, Tokoh nasional sekaligus Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII), Mohammad Mahfud MD, menegaskan bahwa pesantren, madrasah, dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) memiliki peran strategis dalam mendorong mobilitas sosial masyarakat Muslim Indonesia serta melahirkan pemimpin yang berkiprah di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara.
Hal tersebut disampaikan Mahfud MD saat menjadi pembicara dalam Kuliah Pakar Pascasarjana UIN Palopo bertema “Islam, Hukum, dan Kebangsaan: Memperkuat Demokrasi dan Supremasi Hukum untuk Indonesia Emas 2045”, yang digelar di Aula Lantai 3 Value Hotel Palopo, Ahad (14/6/2026).
Kegiatan yang dihadiri jajaran pimpinan universitas, dosen, serta mahasiswa Program Doktor (S3) tersebut merupakan bagian dari rangkaian kunjungan akademik Mahfud MD di Kota Palopo.
Apresiasi Rektor UIN Palopo
Mengawali kegiatan, Rektor UIN Palopo, Abbas Langaji, menyampaikan apresiasi atas kesediaan Mahfud MD berkunjung dan berbagi pengalaman akademik maupun kenegaraan kepada sivitas akademika UIN Palopo.
Dalam sambutannya, Abbas menjelaskan bahwa kegiatan ini awalnya dirancang khusus untuk mahasiswa Program Doktor. Namun, tingginya antusiasme dari berbagai kalangan akademik membuat panitia memperluas peserta dengan melibatkan perwakilan dosen dari berbagai fakultas dan unit kerja di lingkungan kampus.
“Kami menyampaikan terima kasih atas kehadiran Prof. Mahfud MD di Kota Palopo. Kehadiran beliau menjadi kesempatan berharga bagi sivitas akademika untuk memperoleh wawasan langsung dari seorang akademisi dan negarawan yang memiliki pengalaman luas dalam bidang hukum, demokrasi, dan kebangsaan,” ujarnya.
Pendidikan Islam sebagai Motor Mobilitas Sosial
Dalam pemaparannya, Mahfud MD menjelaskan bahwa perkembangan pendidikan Islam di Indonesia telah membuka ruang mobilitas sosial yang semakin luas bagi umat Islam.
Menurutnya, pesantren, madrasah, dan PTKIN tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan keagamaan, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam mencetak sumber daya manusia yang berkiprah sebagai akademisi, birokrat, politisi, profesional, hingga pemimpin nasional.
Ia menilai keberhasilan mobilitas sosial masyarakat Muslim Indonesia tidak dapat dilepaskan dari kontribusi lembaga-lembaga pendidikan Islam yang terus berkembang dan mampu beradaptasi dengan kebutuhan zaman.
Karena itu, perguruan tinggi Islam memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan generasi yang unggul secara intelektual, berintegritas, serta memiliki komitmen kebangsaan yang kuat.
Demokrasi dan Supremasi Hukum untuk Indonesia Emas 2045
Mahfud MD juga menegaskan bahwa demokrasi dan supremasi hukum merupakan fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, kemajuan bangsa harus ditopang oleh sistem hukum yang adil, pemerintahan yang akuntabel, serta partisipasi aktif masyarakat dalam kehidupan demokrasi.
Kuliah pakar berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif mahasiswa Program Doktor UIN Palopo. Berbagai isu strategis mengemuka dalam sesi diskusi, mulai dari reformasi Polri, implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), supremasi penegakan hukum, hingga dampak penguatan nilai tukar dolar Amerika Serikat terhadap perekonomian nasional.
Diskusi tersebut menunjukkan tingginya perhatian sivitas akademika terhadap isu-isu kebangsaan, hukum, dan tata kelola pemerintahan.
Serahkan Buku Pemikiran Hukum dan Politik
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Mahfud MD menyerahkan buku berjudul Pemikiran Hukum dan Politik Mahfud MD kepada perwakilan peserta.
Penyerahan buku tersebut menjadi simbol penguatan budaya literasi sekaligus pengembangan khazanah keilmuan di lingkungan UIN Palopo.
Menikmati Suasana Makassar Sebelum ke Palopo
Sebelum bertolak ke Palopo, Mahfud MD menyempatkan diri menikmati suasana Kota Makassar bersama sejumlah sahabat dan koleganya.
Pagi hari, ia berolahraga di kawasan Center Point of Indonesia sebelum menikmati kopi bersama rekan-rekannya di Warkop Daeng Anas.

Sore harinya, ia kembali bersantai sambil menikmati matahari terbenam di kawasan Pantai Losari. Pada malam sebelumnya, Mahfud MD juga bersilaturahmi dan berdiskusi dengan kalangan akademisi, aktivis, jaringan KAHMI, seniman, dan berbagai elemen masyarakat di Makassar.

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya merawat semangat kebangsaan dan memperkuat komitmen bersama untuk terus berkontribusi bagi Indonesia sesuai peran masing-masing.
Lanjut Kuliah Umum di Auditorium Phinisi Kampus II UIN Palopo
Rangkaian kunjungan Mahfud MD di UIN Palopo berlanjut hari ini, Senin (15/6/2026) melalui kuliah umum di Auditorium Phinisi Kampus II UIN Palopo dengan tema “Hukum, Kearifan Lokal, dan Penguatan Karakter Kebangsaan dalam Menjaga Etika Demokrasi dan Supremasi Hukum.”
Kegiatan tersebut diharapkan semakin memperkuat ruang dialog akademik mengenai hukum, kebangsaan, dan pembangunan Indonesia menuju masa depan yang lebih demokratis, berkeadilan, dan berlandaskan supremasi hukum.(*)






