Debit Air Lekopancing Menurun, PDAM Maros Siapkan Pengalihan Pasokan dan Mobil Tangki

Bendung Lekopancing Maros

BERANDANEWS – Maros, Memasuki musim kemarau, debit air baku di sejumlah sumber air milik PDAM Tirta Bantimurung Kabupaten Maros mulai menyusut. Salah satu sumber air andalan warga, yakni Bendung Lekopancing, diprediksi bakal mengering dalam dua hingga tiga pekan ke depan jika hujan tak kunjung turun.

Direktur PDAM Tirta Bantimurung Maros, Muhammad Shalahuddin, mengungkapkan bahwa penyusutan debit air ini perlu diantisipasi sejak dini berkaca pada pengalaman kemarau panjang tahun sebelumnya.

“Debit air sudah mulai menurun. Diperkirakan dua hingga three pekan ke depan sumber air di Lekopancing bisa mengering. Seperti yang terjadi pada 2023 lalu, instalasi tersebut bahkan sempat tidak beroperasi selama 45 hari akibat kering total,” ungkap Shalahuddin.

PDAM Jamin Pasokan Air Tetap Mengalir
Meski ancaman krisis air mengintai, pihak manajemen memastikan pelayanan distribusi air bersih kepada masyarakat akan tetap berjalan normal.

PDAM Maros telah menyiapkan skenario pengalihan pasokan air dari instalasi pengolahan lain yang ketersediaan air bakunya masih aman.

“Pasokan air akan dialihkan dari instalasi lain karena seluruh jaringan distribusi PDAM saling terhubung. Air dipastikan tetap mengalir,” tegasnya.

Selain pengalihan jaringan, PDAM juga menyiagakan armada mobil tangki untuk menyuplai air bersih langsung ke wilayah-wilayah yang mengalami penurunan tekanan atau gangguan pasokan, yang nantinya disalurkan melalui tandon penampungan.
Imbauan Hemat Air untuk 24 Ribu Pelanggan

Saat ini, PDAM Tirta Bantimurung Maros tercatat melayani lebih dari 24 ribu pelanggan yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Maros.

Manajemen mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk mulai menghemat dan menggunakan air secara bijak selama musim kemarau, guna menjaga ketersediaan cadangan air hingga musim penghujan tiba.(*)