BERANDANEWS – Takalar, Polisi menangkap seorang pria berinisial F (24), terduga pelaku pembobolan dan pencurian sebuah toko kelontong di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan.
Saat hendak diamankan, pelaku sempat melakukan perlawanan dengan mengacungkan pisau sehingga polisi melepaskan tembakan peringatan sebelum akhirnya pelaku menyerahkan diri.
Kapolsek Mappakasunggu Iptu Marwan mengatakan F ditangkap di Kecamatan Bontonompo Selatan pada Minggu (5/7/2026) setelah polisi lebih dahulu mengamankan seorang terduga pelaku lainnya berinisial R.
“Alhamdulillah pada malam itu berhasil diamankan satu orang terduga pelaku berinisial F,” ujar Marwan, Rabu (8/7/2026).
Menurutnya, keberadaan F diketahui dari hasil pengembangan pemeriksaan terhadap R yang lebih dahulu diamankan oleh polisi.
“Sebelumnya kami mengamankan satu orang terduga pelaku berinisial R. Dari hasil pengembangan diketahui satu pelaku lainnya, yakni F, berada di Kecamatan Bontonompo Selatan,” jelasnya.
Saat proses penangkapan, F menolak diamankan dan melakukan perlawanan menggunakan sebilah pisau. Polisi kemudian melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk mengendalikan situasi.
Setelah dilakukan pendekatan dan negosiasi dengan bantuan tokoh masyarakat setempat, pelaku akhirnya bersedia menyerahkan diri dan dibawa ke Mapolsek Mappakasunggu untuk menjalani pemeriksaan.
Berdasarkan hasil penyelidikan, R dan F diduga melakukan pencurian di sebuah toko kelontong di Jalan Poros Takalar Lama, Lingkungan Masalleng, Kelurahan Takalar, Kecamatan Mappakasunggu, pada Sabtu (4/7/2026).
Kedua pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor. Aksi mereka sempat terekam kamera pengawas (CCTV).
“Sebelum melakukan pencurian, pelaku terlebih dahulu merusak kamera CCTV, kemudian membongkar toko dan mengambil bahan bakar minyak jenis Pertalite dan Pertamax,” ungkap Marwan.
Video penangkapan yang beredar di media sosial memperlihatkan pelaku berdiri di halaman rumah sambil memegang pisau dan berteriak saat polisi hendak mengamankannya. Aparat kemudian melepaskan beberapa kali tembakan peringatan ke udara hingga situasi berhasil dikendalikan.
Dalam rekaman tersebut, pelaku juga terdengar berulang kali mengaku tidak bersalah. Sementara itu, orang tua pelaku yang berada di lokasi tampak histeris dan memohon kepada polisi saat proses penangkapan berlangsung.
Saat ini kedua terduga pelaku telah diamankan di Polsek Mappakasunggu untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.(*)





