Menang atas PSIM Yogyakarta 2-1, PSM Makassar Merangkak Naik ke Peringkat 12 Super League

Stefan Jevtoski (Foto: PSM Makassar)

BERANDANEWS – Bantul, Perjuangan pantang menyerah dan mentalitas baja ditunjukkan oleh skuad PSM Makassar. Meski harus mengakhiri laga dengan 10 pemain akibat kartu merah dan gempuran tanpa henti tuan rumah, Pasukan Ramang berhasil mencuri kemenangan krusial 2-1 atas PSIM Yogyakarta dalam lanjutan pekan kelima Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jumat (16/10/2026) sore.

Kemenangan ini menjadi pembalas dahaga sekaligus titik balik kebangkitan anak asuh Darije Kalezic usai rentetan hasil minor di awal musim. Sebaliknya, bagi PSIM Yogyakarta, hasil ini kian memperpanjang duka Laskar Mataram yang belum jua memetik kemenangan di kandang sendiri.

Babak Pertama: Kebuntuan Laskar Mataram dan Tembok Kokoh Ardiansyah

Tampil di hadapan pendukungnya sendiri, PSIM Yogyakarta langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Ancaman demi ancaman ditebar, termasuk sundulan berbahaya Caballero memanfaatkan umpan Savio Sheva pada menit ke-7. Namun, kiper PSM Ardiansyah tampil bak benteng kokoh yang sigap mengamankan gawangnya.

PSM Makassar yang tertekan mengandalkan skema serangan balik cepat lewat Lars dan Luka Bulatovic. Meski jual-beli serangan terus berlanjut hingga kartu kuning melayang untuk pemain PSIM M. Alwi pada menit ke-34, kedisiplinan barisan pertahanan PSM membuat babak pertama ditutup dengan skor kacamata 0-0.

Babak Kedua: Petaka VAR, Kartu Merah, dan Kebangkitan Heroik PSM

Memasuki paruh kedua, PSM Makassar tampil jauh lebih efektif dan klinis. Baru lima menit laga berjalan, publik Stadion Sultan Agung bungkam. Memanfaatkan umpan manja Luka Bulatovic, Fahrul Aditia melepaskan tembakan terukur pada menit ke-50 yang mengubah skor menjadi 1-0 untuk keunggulan tim tamu.

Berada di atas angin, PSM menggandakan keunggulan pada menit ke-66. Berawal dari skema serangan balik cepat yang dipelopori Rizky Eka, Stefan Jevtoski yang menerima umpan matang tanpa ampun mengoyak jala PSIM. Skor berubah 2-0 untuk Juku Eja.

Laga berubah menjadi sangat dramatis pada menit ke-77. Wasit menunjuk titik putih usai meninjau Video Assistant Referee (VAR) akibat pelanggaran bek PSM, Dusan Lagator, yang menginjak kaki Nermin Haljeta di dalam kotak penalti. Tak hanya penalti, Lagator juga dijatuhi kartu merah langsung oleh wasit.

Ze Valente yang maju sebagai algojo sukses mengeksekusi penalti pada menit ke-78, memperkecil kedudukan menjadi 1-2.

Bertahan hingga Peluit Akhir
Unggul jumlah pemain dan tertinggal satu gol membuat PSIM menggempur habis-habisan lini pertahanan PSM di sisa waktu pertandingan. Namun, dengan semangat Siri’ na Pacce, 10 pemain PSM bertarung habis-habisan mengawal area terlarang mereka hingga peluit panjang dibunyikan.

Skor 2-1 untuk kemenangan PSM Makassar bertahan hingga laga usai. Hasil ini membuat posisi PSM Makassar naik ke peringkat 12 klasemen sementara Super League. Sementara itu, PSIM Yogyakarta harus tertahan di posisi ke-16.(*)