Pertamina Tegaskan Pesan Berantai Ganjil-Genap Pembelian Pertalite di SPBU 16–23 Oktober HOAX

SPBU Pertamina. Foto: mypertamina.id

BERANDANEWS – Makassar, Pembicaraan hangat mengenai aturan baru pembelian BBM jenis Pertalite yang meresahkan para pengendara dan pengemudi ojek online (ojol) di Kota Makassar akhirnya terjawab.

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi secara tegas membantah pesan berantai yang mengklaim adanya pemberlakuan sistem ganjil-genap untuk pengisian BBM Pertalite pada 16–23 Oktober 2026.

Sebelumnya, sebuah kabar burung beredar masif di grup-grup percakapan WhatsApp masyarakat Makassar. Pesan tersebut menyebutkan bahwa pengisian Pertalite akan dibatasi ketat berdasarkan angka terakhir pelat nomor kendaraan: maksimal 40 liter untuk mobil, 5 liter untuk sepeda motor, serta 10 liter khusus pengemudi ojol.

Sontak, kabar burung yang belum terverifikasi tersebut sempat memicu kekhawatiran dan kepanikan warga yang takut tidak bisa memenuhi kebutuhan BBM harian mereka.

Menanggapi gejolak informasi liar tersebut, Area Manager Communication, Relation, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh berita yang tidak jelas sumbernya.

“Informasi mengenai pemberlakuan ganjil-genap untuk pembelian Pertalite di Makassar itu sama sekali tidak benar (hoax). Kami meminta masyarakat untuk selalu melakukan cek dan ricek sebelum membagikan ulang pesan berantai agar tidak menimbulkan keresahan publik,” tegas Lilik Hardiyanto, Jumat (16/10/2026).

Layanan SPBU Berjalan Normal, Pertamina Pantau Penyaluran
Lilik menegaskan bahwa seluruh kebijakan menyangkut pembatasan, pengaturan layanan, maupun tata cara operasional di SPBU selalu diumumkan secara transparan melalui kanal-kanal komunikasi resmi Pertamina, bukan lewat pesan berantai liar.

Saat ini, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi memastikan penyaluran dan pelayanan BBM subsidi maupun nonsubsidi di seluruh SPBU Kota Makassar berjalan aman, lancar, dan terkendali. Pihaknya juga terus berkoordinasi intensif dengan pemerintah daerah dan aparat setempat demi menjaga kelancaran pasokan.

Untuk menghindari jebakan berita bohong, masyarakat diimbau selalu merujuk pada informasi resmi melalui situs web Pertamina, akun Instagram resmi @pertaminasulawesi, atau dengan menghubungi layanan bebas pulsa Pertamina Contact Center (PCC) 135.(*)