Pembunuhan di Toraja Utara Terkuak, Polisi Sebut Motif Sementara Dendam Lama

Ilustrasi

BERANDANEWS – Toraja Utara, Satreskrim Polres Toraja Utara berhasil mengamankan tiga terduga pelaku pembunuhan yang menewaskan Elius Sonda Randanan di wilayah Tikala, Kabupaten Toraja Utara, Senin (20/7/2026).

Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial CU, ES, dan PI. Saat ini mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Toraja Utara untuk mengungkap secara menyeluruh kronologi dan peran masing-masing dalam kasus tersebut.

Kanit I Satreskrim Polres Toraja Utara, IPDA Fritz Pasulu mengatakan, sejauh ini polisi telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pembunuhan tersebut.

“Untuk sementara, ada tiga terduga pelaku yang kami amankan, yakni berinisial CU, ES, dan PI,” kata Fritz.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, polisi menduga aksi pembunuhan itu dipicu oleh dendam lama antara pelaku dan korban. Meski demikian, penyidik masih terus mendalami motif tersebut melalui pemeriksaan lanjutan.

“Informasi sementara, motifnya dendam lama,” ungkap Fritz.

Korban diketahui mengalami sejumlah luka tusuk akibat senjata tajam di bagian tubuhnya. Setelah kejadian, jenazah korban dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani proses visum sebagai bagian dari penyelidikan.

Hingga kini penyidik masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap ketiga terduga pelaku. Polisi juga terus mencari barang bukti berupa senjata tajam yang diduga digunakan dalam aksi pembunuhan tersebut serta mendalami peran masing-masing pelaku.

Sebelumnya korban ditemukan tewas bersimbah darah, terdapat luka bekas sabetan senjata tajam (sajam).

“Korban diduga korban pembunuhan berdasarkan luka seperti bekas senjata tajam,” ujar Kasat Reskrim Polres Toraja Utara, Iptu Ruxon, Ahad (19/7/2026).

Mayat korban ditemukan di pinggir jalan Kelurahan Tikala, Kecamatan Tikala, Toraja Utara, pada Ahad (19/7/2026) sekitar pukul 05.10 Wita. Warga yang menemukan mayat korban langsung melapor ke polisi.

“Mayat ditemukan oleh warga dan langsung melapor ke polisi,” katanya.

Ruxon menuturkan pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Mayat korban lalu dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Elim.

“Awalnya dikira korban laka lantas. Setelah dibawa ke rumah sakit untuk visum, ditemukan luka yang diduga akibat senjata tajam,” ungkapnya.(*)