BERANDANEWS – Makassar, Proses seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Provinsi Sulawesi Selatan 2026 diduga tidak berjalan transparan. Seorang peserta unggulan asal Kota Makassar, Cathlyn Yvaine Lesmana, dicoret sepihak oleh panitia meski sebelumnya dinyatakan lolos dan masuk peringkat atas.
Kabar ini pertama kali viral lewat akun Threads @orangdalamupdate pada Sabtu, 24 Mei 2026. Dalam video berdurasi 1 menit, presenter menyampaikan bahwa Cathlyn dianulir tanpa alasan jelas dan posisinya digantikan peserta lain yang nilai seleksinya jauh di bawah.
“Sudah latihan keras, ranking 1 di Makassar, tapi tiba-tiba dicoret. Diganti yang ranking bawah. Ini ada apa?” tulis akun tersebut di caption.
Dugaan Rasisme Mencuat
Kasus ini makin panas karena Cathlyn merupakan keturunan Tionghoa. Warganet menilai ada indikasi diskriminasi dalam keputusan panitia. Tagar #UsutPaskibrakaSulsel dan #KeadilanUntukCathlyn mulai ramai sejak Minggu pagi.
“Kalau memang tidak lolos karena nilai, tunjukkan nilainya. Jangan diam-diam main ganti,” tulis salah satu komentar dengan 340 likes.
Panitia Bungkam
Hingga Ahad, 25 Mei 2026 pukul 15.00 WITA, Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel selaku penanggung jawab seleksi belum memberi keterangan resmi.
Orang tua Cathlyn disebut sudah melayangkan surat keberatan ke Dispora Sulsel dan meminta hasil seleksi diaudit ulang oleh Inspektorat.
Video dugaan kecurangan ini sudah disukai 1.600+ kali dan dikomentari 213 akun di Threads. Netizen mendesak Gubernur Andi Sudirman Sulaiman turun tangan.(*)






