BERANDANEWS — Makassar, Babak baru perjalanan politik Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi dimulai. Ilham Arief Sirajuddin (IAS) secara khidmat dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar Sulsel bersama jajaran pengurus baru periode 2026–2030 di Hotel Four Points by Sheraton Makassar, Ahad (25/10/2026).
Prosesi pengukuhan jajaran pengurus beringin Sulsel tersebut dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar, Muhammad Sarmuji.
Pelantikan ini tak sekadar menjadi panggung konsolidasi mesin politik, melainkan juga menyedot perhatian publik berkat kentalnya balutan kearifan lokal Bugis-Makassar yang ditampilkan para petinggi partai.
IAS tampil memukau nan berwibawa dengan mengenakan patonro—penutup kepala atau songkok tradisional khas kebudayaan Gowa. Sementara itu, Sekjen DPP Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, tampak serasi mengenakan songkok recca, kopiah Anyaman serat pelepah lontar kebanggaan masyarakat Bugis.
Perpaduan busana adat dua pilar suku utama di Sulawesi Selatan ini menyimbolkan pesan mendalam tentang sinergi, persatuan, dan penghormatan setinggi-tingginya terhadap akar budaya lokal di bawah nahkoda baru kepemimpinan IAS.
Menyatu dengan Denyut Nadi Rakyat Lewat Pendekatan Kultural
Dalam pidato perdananya usai dikukuhkan, IAS menegaskan komitmennya untuk membawa Golkar Sulsel tidak hanya hadir dalam momen kontestasi politik, melainkan hadir di tengah-tengah keseharian warga melalui pendekatan kultural yang humanis.
Mantan Wali Kota Makassar dua periode ini yakin bahwa kekuatan sejati partai terletak pada seberapa dalam kader mampu meresapi nilai-nilai tradisi dan kebudayaan yang hidup di tengah masyarakat.
“Kita ingin membesarkan Partai Golkar di Sulawesi Selatan bukan sekadar lewat kerja-kerja politik praktis, melainkan dengan menyatu bersama denyut nadi masyarakat melalui pendekatan kebudayaan,” tegas IAS di hadapan ribuan kader, Ahad (25/10/2026).
IAS menambahkan, keberagaman tradisi mulai dari Bugis, Makassar, Toraja, hingga Mandar akan dijadikan fondasi perekat untuk memenangkan kepercayaan rakyat.
“Nilai-nilai kearifan lokal yang ada di setiap pelosok daerah akan menjadi fondasi kuat perekat kebersamaan kita untuk memenangkan hati rakyat. Atribut Partai Golkar akan berkibar dengan bangga di seluruh pelosok Sulsel,” pukasnya optimis.
Pengukuhan ini sekaligus menjadi penanda dimulainya pergerakan serentak mesin Partai Golkar Sulsel untuk mengawal berbagai agenda strategis dan pembangunan daerah ke depan.(*)





