
BERANDANEWS – Makassar, Pemandangan antrean panjang kendaraan yang mengular di berbagai SPBU Kota Makassar kerap menguras waktu dan kesabaran para pengendara. Menjawab keluhan dan kebutuhan masyarakat akan akses energi yang lebih cepat, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan merangkul PT Pertamina (Persero) untuk menghadirkan solusi inovatif di jantung kota.
Layanan SPBU Modular resmi disiagakan di kawasan strategis Center Point of Indonesia (CPI) Makassar. Langkah ini menjadi angin segar bagi para penglaju harian, khususnya para pengguna roda dua yang sering terjebak dalam kepadatan antrean BBM.
Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, meninjau langsung operasional dan fasilitas pengisian BBM di titik anyar tersebut bersama Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Deny Sukendar, pada Senin (14/9/2026).
Sebanyak tiga unit SPBU Modular dikerahkan secara khusus untuk melayani sepeda motor. Kehadirannya dirancang guna memberikan alternatif pengisian yang efisien, aman, serta jauh lebih tertib bagi warga.
Namun, untuk memastikan distribusi berjalan adil dan lancar, skema pengisian di SPBU Modular CPI menerapkan aturan khusus. Sistem pelat nomor ganjil-genap diberlakukan, dengan pembatasan kuota pengisian Pertalite maksimal 3 liter per kendaraan.
“Di sini ada tiga modular. Untuk pengisian maksimal 3 liter,” kata Andi Sudirman di sela-sela pemantauan lokasi.
Di tengah antusiasme warga yang ingin mencoba fasilitas baru ini, Gubernur juga menitipkan pesan hangat agar masyarakat saling menjaga kenyamanan bersama di area pengisian.
“Masyarakat yang ingin mengisi BBM silakan datang ke Kawasan CPI dengan menerapkan antrean yang tertib dan disiplin,” tuturnya mengimbau.
Inovasi SPBU Modular ini tak sekadar menambah titik pengisian BBM baru, tetapi juga menjadi simpul kepedulian bersama dalam mengurai kepenatan mobilitas warga Makassar di jalan raya.(*)




