BERANDANEWS – Makassar, Masyarakat Sulawesi Selatan diimbau untuk lebih bersiap diri menghadapi dinamika cuaca yang cukup menyengat sekaligus menantang pada Rabu (16/9/2026).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan mayoritas wilayah Sulsel akan diselimuti cuaca terik cerah hingga berawan, diwarnai ancaman udara panas menyengat serta amukan angin kencang.
Mengawali pagi hari, langit Sulsel diprediksi cerah berawan, memberikan ruang bersahabat bagi warga yang beraktivitas di luar rumah. Namun saat matahari merambat naik ke puncak siang hingga sore hari, hawa menyengat mulai membungkus sebagian besar wilayah.
BMKG mencatat lonjakan suhu udara yang terbilang ekstrem, berikisar antara 17 hingga 36 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 36 hingga 100 persen. Di tengah sengatan terik tersebut, beberapa daerah pegunungan seperti Luwu Utara, Tana Toraja, dan Toraja Utara diprediksi mendapat sedikit penyejuk lewat siraman hujan ringan.
Meski demikian, ancaman nyata justru datang dari embusan angin kencang yang bertiup dari arah Utara hingga Timur dengan kecepatan mencapai 11 hingga 46 kilometer per jam.
Kondisi ini memicu BMKG merilis peringatan dini secara masif. Status Siaga Angin Kencang ditetapkan untuk daerah Barru, Sidrap, dan Soppeng.
Sementara status Waspada Angin Kencang mengintai 13 wilayah lain, termasuk Bantaeng, Bone, Bulukumba, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Kepulauan Selayar, Maros, Pangkep, Parepare, Pinrang, Takalar, hingga Wajo.
Tak berhenti di situ, BMKG juga menyalakan alarm Waspada Udara Panas untuk belasan kabupaten/kota besar termasuk Kota Makassar, Maros, Gowa, Palopo, hingga Luwu Timur.
Mengingat kombinasi udara panas dan angin kencang dapat meningkatkan risiko pingsan, dehidrasi, hingga memicu titik api kebakaran di area kering, masyarakat diminta tetap waspada, menjaga kecukupan cairan tubuh, serta selalu memantau pembaruan informasi cuaca resmi.(*)





