BERANDANEWS — Makassar, Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan (Polda Sulsel) terus memperkuat komitmen pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dari hulu.
Bukan sekadar represif, langkah nyata dan humanis diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan dan Pembinaan Remaja Cinta Damai di Ruang IT Sekolah Polisi Negara (SPN) Batua Polda Sulsel, Makassar, Ahad (25/10/2026).
Upacara pembukaan program pembinaan karakter ini dipimpin langsung oleh Kepala SPN Polda Sulsel, Kombes Pol Syamsu Ridwan, S.I.K., M.M., dan dihadiri Kabag Jarlat SPN AKBP Zakaria, S.E., S.H., M.H., serta jajaran pengasuh instruktur.
Program pembinaan khusus ini dilaksanakan atas arahan langsung Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Dr. M. Awal Chairuddin, S.I.K., M.H., sebagai langkah preventif-edukatif untuk merangkul generasi muda yang pernah terpapar aktivitas berisiko di jalanan.
Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menjelaskan bahwa program ini bertujuan memberi ruang kontemplasi dan perbaikan diri bagi para remaja agar memiliki kedisiplinan dan mentalitas positif.
“Program Pelatihan Remaja Cinta Damai ini adalah tindak lanjut arahan Bapak Kapolda Sulsel. Kami ingin memberikan ruang pembinaan agar peserta dapat memperbaiki pola pikir (mindset), meningkatkan kedisiplinan, serta memahami betapa pentingnya menjaga kedamaian di lingkungan tempat tinggal mereka,” ujar Kombes Pol Didik Supranoto, Ahad (25/10/2026).
Sasar Mantan Pelaku Bentrok Kelompok hingga Geng Motor
Didik menegaskan bahwa sasaran peserta pelatihan ini tidak terbatas pada remaja yang pernah terlibat perkelahian atau tawuran kelompok saja. Program ini juga menyasar anggota kelompok motor yang meresahkan masyarakat serta aktivitas berisiko lainnya.
Di SPN Polda Sulsel, para peserta digembleng latihan fisik, pembentukan mental spiritual, hingga manajemen emosi oleh para pengasuh berpengalaman.
“Melalui pembinaan ini, para peserta diajarkan mengendalikan emosi, tidak mudah terprovokasi, dan menyelesaikan masalah tanpa otot atau kekerasan. Harapan kami, saat kembali ke masyarakat nanti, mereka membawa perubahan positif dan menjadi pelopor kedamaian,” tegas Kabid Humas.
Pengejawantahan Commander Wish EWAKO Kapolda Sulsel
Langkah pembinaan humanis ini sejalan dengan Commander Wish Kapolda Sulsel Irjen Pol M. Awal Chairuddin bertajuk ‘EWAKO’ (Empati, Waspada, Adil, Kolaboratif), yang menekankan pentingnya membangun kepedulian sosial dan pendekatan humanis dalam merangkul masyarakat.
Kendati mengedepankan tindakan persuasif, Polda Sulsel menegaskan tetap akan memproses hukum secara profesional terhadap setiap pelanggaran tindak pidana yang memenuhi unsur kejahatan berat.
“Semangat kami adalah Polisi Bersama Masyarakat. Kami mengajak seluruh elemen warga, khususnya generasi muda di Sulawesi Selatan, untuk mempererat tali persaudaraan, menolak segala bentuk aksi kekerasan, dan tidak mudah terpengaruh ajakan yang merugikan masa depan,” pukas Kombes Pol Didik.
Melalui program ini, Polda Sulsel optimistis dapat melahirkan generasi muda yang lebih bertanggung jawab, sekaligus menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di Sulawesi Selatan.(*)





