BERANDANEWS – Jakarta, Dinamika fluktuasi harga komoditas dan pergerakan pasar saham pasar modal domestik kembali mengubah peta kekayaan taipan Indonesia.
Berdasarkan data pergerakan kekayaan langsung Forbes Real-Time Billionaires, posisi puncak orang terkaya di Indonesia kini dipimpin oleh Low Tuck Kwong, menggeser dominasi Prajogo Pangestu di posisi kedua.
Lonjakan kinerja saham sektor energi fosil dan batu bara melalui PT Bayan Resources Tbk menopang pundi-pundi kekayaan sang “Raja Batu Bara”. Sementara itu, taipan perbankan dan konsumsi seperti keluarga Hartono serta Anthoni Salim terus mempertahankan stabilitas posisi mereka di papan atas konglomerasi nasional.
Top 10 Orang Terkaya Indonesia versi Forbes Real-Time Billionaires 2026
1 Low Tuck Kwong US$ 20,8 Miliar (~Rp369,4 T) Pertambangan Batu Bara (Bayan Resources)
2 Prajogo Pangestu US$ 16,5 Miliar (~Rp293,0 T) Petrokimia, Energi Terbarukan (Barito Pacific)
3 R. Budi Hartono US$ 16,2 Miliar (~Rp287,7 T) Perbankan (BCA), Tembakau (Djarum)
4 Michael Hartono US$ 15,5 Miliar (~Rp275,3 T) Perbankan (BCA), Tembakau (Djarum)
5 Anthoni Salim & Keluarga US$ 13,1 Miliar (~Rp232,7 T) Makanan (Indofood), Ritel, Energi
6 Sri Prakash Lohia US$ 8,4 Miliar (~Rp149,4 T) Tekstil, Petrokimia (Indorama)
7 Otto Toto Sugiri US$ 7,9 Miliar (~Rp140,4 T) Pusat Data & Teknologi (DCI Indonesia)
8 Tahir & Keluarga US$ 5,8 Miliar (~Rp103,0 T) Perbankan (Mayapada), Layanan Kesehatan
9 Marina Budiman US$ 5,5 Miliar (~Rp99,0 T) Pusat Data & Teknologi (DCI Indonesia)
10 Lim Hariyanto Wijaya Sarwono US$ 4,4 Miliar (~Rp79,2 T) Pertambangan Nikel & Sawit (Harita Group)
Pergerakan nilai kekayaan para konglomerat di atas terus mengalami penyesuaian harian secara real-time mengikuti perubahan kapitalisasi pasar dari emiten-emiten yang mereka kuasai di Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun bursa global.(*)





