PLN Minta Maaf Soal Pemadaman Bergilir, GM PLN Edyansyah Paparkan Pemulihan Sistem

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, hadir langsung memenuhi undangan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), di Kantor Balai Kota Makassar

BERANDANEWS – Makassar, Manajemen PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Barat (PLN UID Sulselrabar) memberikan penjelasan resmi mengenai pemicu pemadaman listrik bergilir yang melanda Kota Makassar sejak Senin sore.

General Manager PLN UID Sulselrabar, Edyansyah, hadir langsung memenuhi undangan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin (Appi), di Kantor Balai Kota Makassar, Selasa (1/9/2026), untuk memaparkan kondisi keandalan sistem kelistrikan sekaligus opsi penyelesaiannya.

Pemeliharaan PLTU Jeneponto Pemicu Utama

Edyansyah mengungkapkan, pemadaman bergilir terpaksa dilakukan akibat adanya pekerjaan pemeliharaan mendadak pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) IPP Jeneponto. Kondisi ini membuat sistem kelistrikan Sulselrabar kehilangan pasokan daya secara signifikan.

“Satu hingga dua hari terakhir kita menghadapi kendala pemeliharaan pada PLTU di IPP Jeneponto sebesar 125 MW. Hal inilah yang berdampak langsung terhadap berkurangnya pasokan daya ke masyarakat,” terang Edyansyah.

Meski demikian, pihak PLN menegaskan bahwa kondisi sistem kelistrikan secara umum masih dalam kendali penuh tim teknis di lapangan.

Target Normalisasi 5 September 2026

Guna memulihkan keandalan jaringan, PLN tengah mengakselerasi pemulihan total kapasitas pembangkit sebesar 300 MW di PLTU Jeneponto secara bertahap.

PLN menargetkan unit pembangkit berkapasitas 125 MW yang sedang menjalani perawatan dapat kembali masuk (synchronize) ke sistem kelistrikan paling lambat pada 5 September 2026.

“Kami memohon doa dan dukungan masyarakat. Insyaallah pada tanggal 5 September mendatang, kondisi sistem kelistrikan akan jauh lebih baik dan kembali normal. Tim kami terus bekerja optimal di lapangan agar proses penanganan bisa rampung lebih cepat,” pungkas Edyansyah.

Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin mengapresiasi respons cepat PLN dan berharap koordinasi ketat terus terjalin agar dampak pemadaman terhadap aktivitas ekonomi serta pelayanan publik warga Makassar dapat diminimalkan.(*)