BERANDANEWS – Wajo, Warga Dusun Lamanggiso, Desa Balielo, Kecamatan Bola, Kabupaten Wajo, digegerkan dengan penemuan sesosok jasad remaja laki-laki yang mengapung di aliran Sungai Walanae, Selasa (30/6/2026) pagi.
Korban yang diperkirakan berusia sekitar 15 tahun ditemukan sekitar pukul 07.30 WITA dalam kondisi sudah tidak bernyawa. Saat ditemukan, korban mengenakan celana jeans berwarna biru tanpa mengenakan baju.
Penemuan tersebut sontak mengundang perhatian warga sekitar. Kondisi jenazah yang mulai mengeluarkan bau tidak sedap membuat warga berinisiatif menepikan jasad ke pinggir sungai menggunakan alat seadanya sambil menunggu kedatangan petugas.
Menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Bola yang dipimpin Kapolsek IPTU Annas segera menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan dan penyelidikan awal.
Petugas langsung memasang garis polisi di sekitar lokasi penemuan guna mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta memudahkan proses olah TKP.
Hingga saat ini, polisi masih mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi dan berupaya mengungkap identitas korban maupun penyebab pasti kematiannya.
Tak lama setelah aparat kepolisian tiba di lokasi, tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wajo ikut melakukan proses evakuasi.
Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Sengkang untuk menjalani proses identifikasi lebih lanjut.
Kapolsek Bola, IPTU Annas, mengatakan pihaknya masih bekerja untuk mengidentifikasi korban serta menelusuri penyebab kematian remaja tersebut.
“Jenazah sudah berada di RSUD Sengkang untuk proses identifikasi. Bagi masyarakat yang merasa kehilangan anak atau anggota keluarga dengan ciri-ciri tersebut, kami mengimbau agar segera menghubungi Polsek Bola atau pihak RSUD Sengkang,” ujarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, identitas korban masih belum diketahui. Polisi juga belum dapat memastikan apakah korban meninggal akibat kecelakaan, tenggelam, atau terdapat faktor lain yang menyebabkan kematiannya.
Aparat kepolisian mengajak masyarakat yang memiliki informasi terkait korban untuk segera melapor guna membantu proses identifikasi dan penyelidikan.
Kasus ini kini masih dalam penanganan pihak kepolisian, sementara hasil identifikasi dari rumah sakit diharapkan dapat mengungkap identitas korban dan menjadi petunjuk awal dalam mengungkap penyebab kematiannya.(*)





