Malam Mencekam di Pasar Senggol Makassar: Konvoi Berujung Bentrok, Satu Motor Dibakar dan Lima Remaja Dicokok

Ilustrasi Geng Motor

BERANDANEWS – Makassar, Sekelompok orang yang melakukan konvoi malam tiba-tiba terlibat perselisihan sengit dengan warga setempat.

Peristiwa ini terjadi pada Ahad (16/8/2026) dini hari, di kawasan komersial yang biasanya sibuk di Pasar Senggol, Jalan Nuri, Makassar, yang mendadak berubah menjadi arena ketegangan

Kemarahan publik yang memuncak berbuah aksi balasan: satu unit sepeda motor milik kelompok konvoi tersebut dibakar di tengah jalan.

Kapolsek Mariso, Kompol Aris Soemarsono, mengungkapkan bahwa insiden bermula dari pergerakan kelompok pengendara yang melintas (rolling) di kawasan tersebut.

“Ada informasi bahwa rombongan rolling lewat di Jalan Senggol dan berselisih paham di sana. Kami datang, tapi saat kami tiba sudah terjadi pembakaran motor. Satu unit motor pihak yang mendatangi Senggol dibakar massa,” ujar Aris, Ahad (16/8/2026).

Kejar-kejaran di Belakang Pasar Senggol

Situasi di lapangan tergolong sangat dinamis dan berisiko tinggi. Saat petugas gabungan dari Polsek Mariso dan Opsnal Polrestabes Makassar tengah sibuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta mengevakuasi sisa bangkai motor yang terbakar, gelombang ketegangan susulan tiba-tiba pecah di sisi lain kawasan.

Rekan-rekan dari kelompok konvoi tersebut ternyata nekat kembali mendatangi lokasi dan melakukan provokasi di area belakang Pasar Senggol.

Gerak cepat aparat yang siaga di tempat membuat rencana serangan balasan itu berhasil dipatahkan seketika.

“Jadi intensitasnya memang cukup cepat. Begitu kita amankan di depan, kita halau warga dan evakuasi motor, ternyata ada teman dari pelaku lewat di belakang dan ribut lagi. Kami langsung ke sana dan mengamankan lima orang,” jelas Aris.

Masih Didalami, Status Konvoi Diselidiki

Kelima remaja yang diduga terlibat langsung dalam aksi penyerangan tersebut kini telah digelandang ke Mapolsek Mariso bersama barang bukti bangkai sepeda motor yang hangus terbakar.

Kendati demikian, pihak kepolisian belum mau buru-buru menyimpulkan identitas dan motif pasti dari kelompok tersebut.

Penyelidikan intensif dan interogasi mendalam masih terus bergulir untuk mengurai benang merah di balik kerusuhan malam itu.

“Ini kan masih diselidiki, sifatnya masih sementara diinterogasi. Apakah ada kaitannya dengan jaringan geng motor atau motif lain, itu yang sedang kami selidiki lebih lanjut,” pungkas Kompol Aris Soemarsono.(*)