Kondisi Kulit dapat Mempengaruhi Jantung

Bagi sebagian besar perempuan merawat kulit merupakan hal yang wajib agar terlihat lebih memesona. Sebagai organ terbesar di tubuh, kulit nyatanya punya fungsi ganda. Di samping sebagai pelindung, kondisinya pun bisa menyinyalir kondisi organ bagian dalam tubuh, termasuk jantung.

Dari beberapa penelitian, disebutkan bahwa dengan melemahnya kemampuan jantung memompa darah berujung pada sirkulasi darah kurang optimal ke seluruh tubuh. Situasi ini pun akhirnya tampak di kulit. Akibatnya kulit jadi lebih tipis, kering, dan kusam. Selain itu, hal ini bisa dilihat di bagian bibir. Bukan berwarna seperti biasanya, tapi lebih biru atau mengalami pucat.

Kesehatan sistem organ memang kian lekat hubungannya dengan kondisi kulit. Dua organ lain yang juga berpengaruh pada tampilan kulit adalah ginjal dan liver. Bila mereka bekerja dengan baik, kulit juga bakal tampak sehat. Kerusakan dua organ tersebut pun akan berimbas ke kulit dengan tanda-tanda, seperti gatal. Sel liver yang rusak, entah karena konsumsi alkohol terlalu banyak atau pelemakan hati, akan membuat kulit jadi gelap, bahkan seperti hangus. Saat tanda-tanda ini muncul di kulit, ada baiknya Anda harus berhati-hati. Kendati, untuk mendapat hasil akurat akan satu penyakit, tetap harus memastikan dengan memeriksakan diri ke dokter.

Sebaiknya dalam melakukan perawatan sehari-hari, setidaknya ada tiga tahap yang mesti dilakukan. Pertama, pembersihan. Tahap ini bisa digabung dengan eksfoliasi untuk hasil lebih maksimal. Dengan demikian kulit tampil lebih prima, tak kusam, dan tak ada penyumbatan di pori yang bakal jadi komedo. Selain itu perlu perlindungan, untuk melindungi kulit dari efek buruk radikal bebas, termasuk paparan sinar matahari. Dan yang terakhir,pemberian nutrisi, agar kulit tetap lembap dan terjaga kondisinya.