Jelang Puncak Haji 2026, PPIH Bentuk Tim Khusus Layani Jemaah Lansia dan yang Sakit

Dok Haji

BERANDANEWS – Jakarta, Guna mengoptimalkan layanan pelindungan serta pembinaan bagi jemaah haji lansia dan yang sedang sakit saat puncak haji, Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membentuk Tim Khusus (Timsus) Mina

“Timsus Mina beranggotakan personel Pelindungan Jemaah (Linjam) yang berpengalaman bertugas minimal satu kali pada operasional haji sebelumnya,” kata Koordinator Bidang Satuan Operasi Arafah Muzdalifah dan Mina (Satop Armuzna) dan Pelindungan Jemaah PPIH Arab Saudi Harun Arrasyid Usman dalam keterangannya, dikutip Rabu (20/5/2026).

Timsus Mina akan diberangkatkan lebih awal agar dapat lebih maksimal dalam memberikan bantuan untuk jamaah.

“Dengan skema ini, tenaga mereka dinilai masih fresh untuk langsung memberikan bantuan maksimal saat jemaah haji tiba,” ujar Harun.

Adapun tugas pokok Timsus Mina meliputi pengawasan, penyambutan, serta pemantauan pergerakan jemaah haji yang baru tiba dari Muzdalifah menuju Jamrah Aqobah.

Selain itu, mereka juga bersiap menyambut jemaah haji yang mengambil skema murur atau melintas dari Arafah.

“Fase kedatangan di Mina merupakan waktu yang sangat krusial karena berpotensi memicu kepadatan dan kelelahan fisik yang tinggi,” kata dia.

Demi menjaga kelancaran dan keselamatan pergerakan massa, Harun juga mengeluarkan imbauan penting bagi jemaah haji yang tinggal di tenda Mina agar tidak berpindah lantai saat melakukan prosesi melontar jumrah.

“Bagi jemaah haji yang tinggal di tenda Mina, pelaksanaan jamarat diprioritaskan di lantai 3. Kami mengimbau setelah selesai melontar jumrah, jangan turun ke lantai bawah,” kata Harun.

Harun menyarankan jemaah untuk bertanya di lokasi arah kembali ke tenda karena jalurnya akan berputar keluar dan langsung masuk kembali ke Terowongan Muaisim. Jarak perjalanan bolak-balik melalui dua Terowongan Muaisim tersebut diperkirakan kurang lebih 4,5 kilometer.

PPIH berharap dengan orientasi jalur yang matang serta kesiapan Timsus Mina, seluruh rangkaian puncak haji dapat berjalan dengan aman, efektif, dan efisien.(*)