BERANDANEWS – Makassar, Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menorehkan prestasi di bidang inovasi teknologi.
Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan kepercayaan kepada Unhas untuk memproduksi Unhas Sprayer-Spreader Drone (USD) dengan nilai proyek mencapai Rp11 miliar guna mendukung modernisasi sektor pertanian dan memperkuat program swasembada pangan nasional.
Rektor Unhas, Prof. Dr. Jamaluddin Jompa (JJ), mengatakan drone pertanian hasil inovasi sivitas akademika Unhas tersebut kini mulai didistribusikan ke berbagai daerah di Indonesia setelah melalui serangkaian uji coba.
“Setiap unit USD telah melewati proses pengujian untuk memastikan efektivitas penyemprotan maupun penaburan benih pada berbagai karakteristik lahan sebelum didistribusikan kepada para pengguna,” ujar Prof. JJ di Makassar, Ahad (26/7/2026).
Pada tahap awal, Unhas menyiapkan 50 unit Unhas Sprayer-Spreader Drone yang akan disalurkan ke 46 kabupaten/kota di Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, hingga Papua.
Distribusi tersebut menjadi langkah awal dalam memperluas pemanfaatan inovasi teknologi karya Unhas agar dapat membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mempercepat transformasi menuju pertanian modern.
Kepala Subdirektorat Pengelolaan Inkubator dan Science Techno Park (STP) Unhas sekaligus pengembang USD, Andi Amijoyo Mochtar, menjelaskan drone tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan petani akan teknologi penaburan benih yang lebih efisien, presisi, dan mudah dioperasikan.
“Pengembangan tahun depan akan kami optimalkan menuju tahap manufaktur. Identitas drone ini adalah Unhas. Kami membangun komitmen bersama agar inovasi ini terus berkembang melalui kolaborasi berbagai pihak,” jelasnya.
USD dirancang khusus untuk mendukung budidaya padi dengan sistem kerja otomatis. Drone ini dilengkapi tangki benih berkapasitas besar sehingga mampu menjangkau area tanam yang luas dalam waktu lebih singkat dibanding metode konvensional.
Selain itu, sistem pengoperasiannya dibuat sederhana sehingga petani dapat menggunakannya tanpa harus memiliki kemampuan teknis yang rumit.
Dalam proses hilirisasi teknologi, Unhas menggandeng PT Ener Sky Innovation sebagai mitra industri untuk memperkuat kapasitas produksi sekaligus mempersiapkan inovasi tersebut memasuki tahap manufaktur secara lebih luas.
Melalui kolaborasi ini, Unhas berharap Unhas Sprayer-Spreader Drone dapat menjadi salah satu solusi teknologi pertanian nasional yang mampu meningkatkan efisiensi, produktivitas, serta mempercepat terwujudnya swasembada pangan Indonesia.(*)





