BERANDANEWS – Mamuju, Satuan Reserse Kriminal Polresta Mamuju berhasil menemukan tiga gadis remaja berusia 14 tahun yang sempat dilaporkan hilang oleh pihak keluarga selama dua hari.
Ketiganya ditemukan oleh petugas berada di sebuah kamar indekos kawasan Kelurahan Karema, Kecamatan Mamuju, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, pada Selasa (18/8/2026).
Saat ditemukan petugas, ketiga remaja putri tersebut sedang berada di dalam kamar kos bersama tiga remaja pria seumurannya yang diduga merupakan teman dekat atau kekasih mereka.
Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, membenarkan penemuan keenam remaja tersebut usai pihaknya menerima laporan pengaduan dari orang tua salah satu korban.
“Ketiga anak perempuan yang sempat dicari keluarganya berhasil kami temukan berada di sebuah kamar kos. Di lokasi, mereka ditemukan bersama tiga remaja laki-laki yang sebaya,” ujar Iptu Herman Basir saat dikonfirmasi, Rabu (19/8/2026).
Kronologi Laporan dan Penyelidikan Cepat
Penanganan kasus ini bermula ketika seorang pria paruh baya berinisial M (48) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Mamuju. M melaporkan bahwa putrinya yang baru berusia 14 tahun tidak kunjung pulang ke rumah sejak Minggu (16/8/2026).
Berdasarkan keterangan M, putrinya meninggalkan rumah bersama dua teman perempuannya dan diduga kuat menuju wilayah Kota Mamuju untuk menemui rekan prianya.
Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait keselamatan anak di bawah umur, personel Polresta Mamuju langsung melakukan penelusuran lapangan hingga akhirnya mendeteksi keberadaan para remaja tersebut di area pemukiman kos Kelurahan Karema.
Pemeriksaan dan Pendekatan Perlindungan Anak
Guna mengusut motif serta kronologi pasti keputusan mereka meninggalkan rumah tanpa izin, keenam remaja tersebut dibawa ke Mapolresta Mamuju untuk menjalani pemeriksaan awal dan pendampingan.
Polresta Mamuju mengimbau pihak keluarga dari para remaja putri untuk menahan diri, menjaga kondusivitas, serta menyerahkan seluruh proses klarifikasi kepada pihak kepolisian.
“Polresta Mamuju menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat, khususnya yang menyangkut keselamatan anak, akan ditindaklanjuti secara cepat, profesional, serta tetap mengedepankan asas perlindungan anak,” pungkas Herman.(*)





