Cetak Pemimpin Masa Depan! KPU dan Disdik Sulsel Kolaborasi Gelar Pilketos Serentak Berdayakan Generasi Muda

Kantor Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan (Disdik Sulsel)

BERANDANEWS – Makassar, Pembelajaran demokrasi tidak lagi sekadar menjadi teori hafalan di dalam ruang kelas. Melalui momentum Deklarasi Kampanye Damai Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua OSIS (Pilketos) Serentak SMA/SMK se-Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026, para siswa diajak merasakan langsung iklim kompetisi politik yang sehat, jujur, dan berintegritas.

Mengusung tema “Berdemokrasi dengan Santun, Berkompetisi dengan Sehat, Bersatu untuk Sekolah Hebat” serta tagline “Beda Pilihan, Tetap Bersaudara”, deklarasi ini menjadi pijakan awal menuju pesta demokrasi antar-pelajar terbesar di Sulawesi Selatan.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan, Iqbal Nadjamuddin, SE, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan inspiratif tersebut pada Jumat (18/9/2026). Ia menegaskan pentingnya wadah praktik langsung bagi generasi muda agar memiliki kedewasaan bertindak.

“Demokrasi itu harus dipraktikkan. Anak-anak harus diberikan ruang untuk belajar mengambil keputusan, menghargai perbedaan pilihan, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang telah diambil,” tegas Iqbal.

Iqbal menambahkan bahwa Pilketos bukan sekadar ajang berebut kursi kepemimpinan di lingkungan sekolah, melainkan proses pembentukan karakter, kepemimpinan, dan mentalitas siap menang maupun siap kalah secara sportif.

Ia pun berpesan agar seluruh pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS memanfaatkan masa kampanye damai untuk menyebarkan gagasan serta program kerja secara santun tanpa diwarnai intrik perselisihan.

Menariknya, pelaksanaan Pilketos Serentak ini turut menggandeng KPU Sulawesi Selatan sebagai bagian dari program pendidikan pemilih berkelanjutan. Melalui sinergi antara KPU dan Dinas Pendidikan, para siswa SMA/SMK dibekali pemahaman mendalam tentang tata cara pemungutan suara hingga pemenuhan hak pilih yang bertanggung jawab.

Dengan semangat persaudaraan yang diusung, Deklarasi Kampanye Damai ini diharapkan mampu melahirkan budaya demokrasi yang matang di kalangan generasi muda, sekaligus membentuk profil pelajar yang siap menjadi pemimpin masa depan bangsa.(*)