Peringatan Hari Santri 2026 di Makassar Digelar 22 Oktober, Libatkan 1.000 Santri

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief

BERANDANEWS — Makassar, Pemerintah Kota Makassar mulai mematangkan rangkaian persiapan Peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026.

Puncak peringatan dijadwalkan berlangsung melalui upacara resmi pada Kamis, 22 Oktober 2026, di halaman Kantor Balai Kota Makassar.

Kegiatan ini bakal dihadiri sedikitnya 1.000 santri dari berbagai pondok pesantren serta lembaga pendidikan Islam se-Kota Makassar.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kota Makassar, Mohammad Syarief, mengungkapkan bahwa pemanfaatan halaman Kantor Wali Kota Makassar sebagai pusat upacara merupakan arahan langsung dari pimpinan Pemkot Makassar.

“Insya Allah, pada 22 Oktober 2026 akan dilaksanakan peringatan Hari Santri Nasional tingkat Kota Makassar. Sudah ada petunjuk pimpinan agar puncak kegiatan dilaksanakan di halaman Balai Kota,” ujar Mohammad Syarief, Selasa (13/10/2026).

Rangkaian Atraksi Santri dan Keterlibatan Sekolah Islam

Syarief menambahkan, peringatan HSN 2026 tidak hanya diisi oleh seremoni upacara, tetapi juga dirangkaikan dengan atraksi seni, keagamaan, serta bakti sosial yang dirancang bersama Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Kota Makassar.

Berdasarkan data Kementerian Agama, Kota Makassar mengelola sedikitnya 34 pondok pesantren. Pemerintah Kota Makassar juga memperluas jangkauan peserta dengan mengundang perwakilan Sekolah Islam Terpadu (SIT), rumah tahfiz, pimpinan ormas Islam, serta pengasuh yayasan.

“Kurang lebih 1.000 santri akan memenuhi halaman Balai Kota pada 22 Oktober. Akan ada berbagai unjuk bakat dan penampilan dari para santri sebagai bentuk apresiasi potensi generasi muda di lingkungan pesantren,” jelasnya.

Momentum Menuju Indonesia Emas 2045

Syarief menekankan bahwa nilai esensial peringatan Hari Santri Nasional bukan sebatas rutinitas tahunan, melainkan wadah penguat semangat kebangsaan dan persatuan nasional.

Pemerintah berharap peran strategis santri dapat terus terarah dalam mengawal pembangunan daerah dan membentengi generasi muda menuju Indonesia Emas 2045.

“Esensi Hari Santri adalah memperkuat persatuan serta ketahanan bangsa. Melalui momen ini, kita berharap lahir generasi emas yang siap membawa kontribusi nyata bagi pembangunan Kota Makassar,” pungkas Syarief.(*)