HMI Cabang Gowa Raya Gelar Aksi Demonstrasi, Layangkan Ultimatum Tegas kepada Kapolrestabes Makassar Terkait Mafia BBM

Massa Aksi HMI Cabang Gowa Raya membentangkan spanduk didepan Mapolrestabes Makassar yang berisi "Copot Kapolrestabes Makassar".

BERANDANEWS – Makassar, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya menggelar aksi demonstrasi dengan mengusung tema “Ultimatum Kapolrestabes Kota Makassar” pada Jumat (18/9/2026).

Aksi tersebut berlangsung di dua titik lokasi strategis, yakni Mapolrestabes Makassar dan Jalan Sultan Alauddin Makassar.

Aksi unjuk rasa yang dipimpin oleh Marlo selaku Jenderal Lapangan (Jendlap) sekaligus Wasekum PTKP HMI Gowa Raya ini menyoroti maraknya dugaan praktik ilegal mafia Bahan Bakar Minyak (BBM) yang dinilai meresahkan masyarakat di wilayah Kota Makassar. Dalam aksinya mereka membentangkan spanduk didepan Mapolrestabes Makassar yang berisi “Copot Kapolrestabes Makassar”.

Dalam pernyataan sikapnya, HMI Cabang Gowa Raya menyampaikan empat poin tuntutan utama kepada pihak kepolisian:

1. Pembersihan Mafia BBM: Mendesak Kapolrestabes Kota Makassar untuk memastikan wilayah Kota Makassar sepenuhnya bersih dari praktik mafia BBM.

2. Evaluasi Kinerja: Mengutak-atik dan mengevaluasi secara total kinerja Kapolrestabes Makassar dalam mengusut tuntas para pelaku maupun jaringan mafia BBM di Kota Makassar.

3. Jaminan Penegakan Hukum: Mendesak Kapolrestabes Makassar memberikan jaminan penegakan hukum yang tegas, transparan, dan konsisten terhadap pemberantasan mafia BBM.

4. Tuntutan Pencopotan Jabatan: Menuntut pencopotan Kapolrestabes Makassar dari jabatannya apabila aktivitas penyelewengan dan praktik mafia BBM masih ditemukan kembali di Kota Makassar.

Massa aksi menegaskan bahwa penanganan mafia BBM harus menjadi prioritas utama aparat penegak hukum demi menjaga ketertiban masyarakat serta mencegah kebocoran pasokan energi yang merugikan publik.(*)