Enam Desa Padam Usai Pohon Roboh Timpa Jaringan Utama PLN

Pohon tumbang

BERANDANEWS – Luwu Timur, Aktivitas pagi warga di Kecamatan Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, mendadak terganggu. Suasana hangat di fajar Kamis (17/9/2026) seketika berubah menjadi sunyi dan gelap setelah pasokan listrik ke enam wilayah setempat terputus total.

Biang kerok dari mati lampu massal ini berakar dari sebuah pohon berukuran cukup besar yang roboh dan menimpa bentangan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kilovolt (kV) di kawasan Kawata.

Berdasarkan keterangan resmi PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Malili yang dirilis sekitar pukul 07.50 WITA, hantaman pohon tumbang tersebut merusak infrastruktur krusial, hingga memaksa pemutusan aliran listrik demi keamanan.

Akibat insiden ini, ribuan warga di enam area—meliputi Desa Kawata, Desa Parumpanai, Dusun Landangi, Dusun Kayu Tanduk, Desa Matano, hingga Desa Nuha—harus menjalani aktivitas harian tanpa sokongan daya listrik.

“Sehubungan dengan adanya temuan pohon tumbang jaringan 20 kV di daerah Kawata, Kecamatan Wasuponda, maka aliran listrik untuk menyuplai daerah tersebut mengalami pemadaman,” bunyi pernyataan resmi PLN ULP Malili.

Merespons ketidaknyamanan warga, tim teknis PLN ULP Malili bergerak cepat menerjunkan personel ke lokasi kejadian sejak pagi hari. Para petugas bertarung di lapangan untuk menyingkirkan material pohon serta memulihkan kabel tegangan tinggi yang rusak.

Kendati perbaikan intensif tengah diupayakan, PLN belum dapat memastikan estimasi waktu secara tepat kapan aliran listrik di enam wilayah tersebut akan menyala kembali secara normal. Pihak PLN pun menyampaikan permohonan maaf yang mendalam atas kendala pelayanan yang merugikan pelanggan.

Masyarakat terdampak diimbau untuk tetap sabar dan berhati-hati dalam mengoperasikan alat penerangan alternatif sembari menunggu proses penanganan teknis selesai dieksekusi.(*)