Borong Raya Membara Lagi! Bentrok Dua Kelompok Warga di Makassar Pecah, Molotov dan Busur Panah Melayang

BERANDANEWS – Makassar, Jeritan ketakutan dan kepulan asap hitam kembali memecah heningnya malam di Jalan Borong Raya, Kecamatan Manggala, Kota Makassar. Rasa aman warga sekitar seolah terenggut ketika dua kelompok pemuda dari kampung yang bertetangga kembali menyulut api permusuhan pada Senin (14/9/2026) dini hari.

Bentrokan sengit yang melibatkan warga dari wilayah Bitowa Lama dan Kodam Lama (Aditarina) ini tak ubahnya medan perang. Api dendam memicu kedua kubu saling lempar batu, melepaskan anak panah (busur), hingga melemparkan bom molotov yang membakar jalanan dan mengancam permukiman warga.

Situasi yang makin tak terkendali memaksa aparat kepolisian mengambil tindakan tegas. Rentetan tembakan gas air mata terpaksa diletuskan ke udara untuk memecah kerumunan massa yang kesetanan.

“Jadi tadi ada kejadian lagi antara warga, antara warga Bitowa (Lama) dan warga dari Kodam Lama (Aditarina),” ungkap Kabag Ops Polrestabes Makassar, Kompol Eddy Sumantri, Senin (14/9/2026).

Insiden mencekam ini merupakan kelanjutan dari bentrokan serupa yang sempat pecah sehari sebelumnya, Minggu (13/9) dini hari. Lingkaran setan dendam antarkelompok disinyalir menjadi pemantik utama, di mana salah satu pihak tak terima atas aksi penyerangan sebelumnya.

“Seperti biasanya, kedua kubu ini tidak menerima dengan hasil dari penyerangan sebelumnya,” jelas Eddy seraya menyebut bahwa barang bukti berupa puluhan busur panah berbahaya telah diamankan dari lokasi.

Guna mencegah pecahnya perang susulan yang meresahkan masyarakat luas, kepolisian kini menyiagakan personel berlapis di sepanjang titik rawan. Rencana mediasi darurat pun bakal digelar di kantor kecamatan demi meredam gejolak emosi kedua belah pihak.

Di tengah bayang-bayang ketakutan warga sekitar akan aksi susulan, aparat mengimbau kedua pihak untuk menahan diri dan menghentikan pertikaian yang hanya menyisakan trauma dan kehancuran ini.(*)