Mamasa Dikepung Kemiskinan Ekstrem, 1.842 KK Terjerat Krisis Pangan, Stunting, dan Putus Sekolah

Ilustrasi Kemiskinan

BERANDANEWS — Mamasa, Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menghadapi tantangan berat dalam menuntaskan kemiskinan ekstrem.

Data terbaru Dinas Sosial Kabupaten Mamasa memetakan sebanyak 1.842 Kepala Keluarga (KK) yang tersebar di 27 desa terperangkap dalam kategori miskin ekstrem tingkat tinggi.

Desa Taupe di Kecamatan Buntu Malangka menempati posisi teratas dengan jumlah 108 KK miskin ekstrem, disusul Desa Salukona (88 KK), Desa Manipi (87 KK), dan Desa Lambanan (83 KK).

Tingginya angka kemiskinan ekstrem ini berbanding lurus dengan memburuknya indikator kesejahteraan masyarakat lainnya. Wilayah Buntu Malangka mencatatkan rekor prevalensi stunting tertinggi di Mamasa mencapai 46,09 persen. Selain itu, kawasan ini bersama Kecamatan Tabulahan, Aralle, dan Mambi menjadi zona merah angka Anak Tidak Sekolah (ATS).

Aktivis Peduli Mamasa, Arman, menegaskan perlunya penanganan terpadu (konvergen) dari hulu ke hilir. “Jika tidak ditangani secara konvergen, kemiskinan ekstrem akan terus melahirkan lingkaran setan berupa stunting dan putus sekolah,” tegasnya, Selasa (8/9/2026).

Pj Bupati Mamasa, Welem Sambolangi, memastikan 27 desa tersebut menjadi fokus utama percepatan penanganan yang melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan dimasukkan dalam struktur APBD.

“Setiap OPD wajib bergerak bersama. Dinas Pertanian mengintervensi pemberdayaan ekonomi, sedangkan Dinas PUPR fokus pada penyediaan air bersih dan sanitasi layak. Penanganan kemiskinan ekstrem, stunting, dan ATS menjadi prioritas mutlak Pemda,” ujar Welem.

Meskipun Mamasa masih mencatatkan prevalensi stunting tertinggi kedua di Sulbar setelah Majene, Pemkab Mamasa berhasil melakukan progresi signifikan dengan menekan angka stunting hingga berada di kisaran 29 persen.

Daftar 10 Desa dengan KK Miskin Ekstrem Tertinggi di Mamasa:

Desa Taupe: 108 KK
Desa Salukona: 88 KK
Desa Manipi: 87 KK
Desa Lambanan: 83 KK
Desa Kariango: 80 KK
Desa Tawalian Timur: 80 KK
Desa Tado Kalua: 75 KK
Desa Buangin: 74 KK
Desa Kanan: 74 KK
Desa Orobua Selatan: 72 KK.(*)