Sepekan Jelang Super League, PSM Makassar masih Buru Pemain untuk Slot Asing

BERANDANEWS – Makassar, PSM Makassar belum menutup aktivitasnya di bursa transfer menjelang bergulirnya Super League 2026/2027.

Kedatangan penyerang asal Jepang, Kodai Tanaka, ternyata bukan menjadi rekrutan asing terakhir Juku Eja. Manajemen memastikan masih akan mendatangkan satu pemain asing lagi untuk melengkapi kuota yang tersedia.

Dengan bergabungnya Kodai, PSM kini telah memiliki 10 pemain asing. Artinya, masih tersisa satu slot dari total maksimal 11 pemain asing yang diperbolehkan dalam regulasi kompetisi musim 2026/2027.

Manajer PSM Makassar Muhammad Nur Fajrin menegaskan, manajemen akan memanfaatkan secara maksimal kuota pemain asing yang diberikan operator kompetisi, PT Liga Baru Indonesia (LIB).

“Kita akan menambah lagi satu pemain asing,” kata Fajrin saat menghadiri PSM Fest 2026, Ahad (30/8/2026)

Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perburuan pemain PSM belum berakhir. Manajemen masih memiliki satu ruang untuk memperkuat skuad sebelum menghadapi persaingan Super League musim 2026/2027.

Dengan satu slot tersisa, PSM masih memiliki kesempatan menyempurnakan komposisi tim sesuai kebutuhan pelatih.

Kodai Jadi Rekrutan Asing Keenam

Saat ini PSM telah mengoleksi 10 pemain asing yang merupakan perpaduan antara wajah baru dan pemain yang dipertahankan dari musim sebelumnya.

Kodai Tanaka menjadi rekrutan asing terbaru sekaligus pemain asing keenam yang didatangkan PSM pada jendela transfer musim ini.

Penyerang Jepang berusia 26 tahun tersebut dikontrak selama satu musim dan diplot untuk menambah daya gedor lini depan Pasukan Ramang.

Sebelum Kodai, PSM lebih dahulu merekrut Nenad Lalic, Stefan Jevtoski, Luka Bulatovic, Navarone Foor, dan Sergio Aguero.
Sementara itu, empat pemain asing yang menjadi bagian penting skuad musim lalu tetap dipertahankan, yakni Aloisio Soares Neto, Victor Luiz, Dusan Lagator, dan Luka Cumic.

“Alhamdulillah saat ini PSM sudah punya 10 pemain asing,” ujar Fajrin.

Pertahanan Tetap Jadi Fondasi

Musim ini, PSM menyusun skuad dengan perpaduan pemain senior dan talenta muda akademi, ditambah legiun asing dari berbagai negara.

Di sektor pertahanan, PSM masih mengandalkan bek asal Brasil, Aloisio Soares. Pemain yang telah tiga musim memperkuat Pasukan Ramang itu kembali dipercaya menjadi salah satu tembok utama di jantung pertahanan. Aloisio akan bekerja sama dengan kompatriotnya, Victor Luiz, yang menempati posisi bek kiri.

Keduanya menjadi fondasi lini belakang PSM yang telah teruji dalam beberapa musim terakhir.

Pertahanan Juku Eja juga diperkuat Dusan Lagator. Pemain asal Montenegro itu dipertahankan berkat kontribusinya yang konsisten.

Sementara itu, wajah baru hadir melalui Nenad Lalic. Bek asal Serbia tersebut diharapkan mampu menambah kedalaman sekaligus meningkatkan kualitas lini belakang PSM.

Lini Tengah Dipenuhi Pengalaman Internasional

Bergeser ke sektor tengah, PSM mendatangkan sejumlah pemain dengan pengalaman internasional.

Salah satunya Stefan Jevtoski. Gelandang asal Makedonia Utara tersebut dikenal memiliki kemampuan dalam mengatur ritme permainan serta mendistribusikan bola.

Selain itu, ada Sergio Aguero, pemain kelahiran Argentina yang telah dinaturalisasi dan memperkuat Timnas Malaysia.

Kehadiran Sergio menambah variasi pilihan di lini tengah sekaligus memberikan opsi tambahan untuk memperkuat kreativitas serangan PSM.

Kodai Tanaka Jadi Harapan Baru di Depan
Di lini serang, sorotan utama tertuju kepada Kodai Tanaka.

Penyerang Jepang tersebut diharapkan menjadi mesin gol baru Pasukan Ramang setelah direkrut untuk memperkuat sektor depan.

Namun Kodai tidak akan bekerja sendirian.
Ia akan berkolaborasi dengan Luka Cumic yang musim lalu menjadi salah satu pemain penting dalam skema permainan PSM.

Opsi di lini serang juga semakin beragam dengan hadirnya Navarone Foor.

Pemain asal Belanda yang memiliki garis keturunan Maluku dan Toraja tersebut dikenal mampu bermain di sejumlah posisi menyerang.

Selain Navarone, terdapat Luka Bulatovic yang turut menambah kedalaman skuad di area ofensif.

Dengan komposisi tersebut, PSM menunjukkan keseriusannya membangun tim kompetitif untuk menghadapi persaingan papan atas Super League musim 2026/2027.

Tinggal Menunggu Satu Nama

Meski telah memiliki 10 pemain asing, pekerjaan manajemen PSM belum sepenuhnya selesai.

Regulasi Super League 2026/2027 masih memungkinkan setiap klub mendaftarkan maksimal 11 pemain asing tanpa batasan kewarganegaraan.

Namun, dari total pemain asing yang dimiliki, hanya sembilan nama yang dapat masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) dalam setiap pertandingan.

Situasi tersebut membuat setiap klub harus cermat menyusun komposisi skuad. Kedalaman tim harus tetap terjaga, tetapi persaingan antarpemain untuk mendapatkan tempat di pertandingan juga semakin ketat.

Kini, satu slot pemain asing masih menjadi ruang terbuka bagi PSM.

Pertanyaan berikutnya tinggal satu: siapa pemain terakhir yang akan didatangkan Pasukan Ramang?

Apakah manajemen kembali memburu amunisi baru untuk lini depan, memperkuat sektor tengah, atau justru menambah pemain bertahan?

Satu nama terakhir itu bisa menjadi kepingan penutup dalam puzzle skuad PSM Makassar untuk menghadapi Super League 2026/2027.(*)