Polda Sulsel Turun Tangan Usut Isu Jatah Passobis, Pemilik Akun @TasimbungTasimbung Kini Dibidik

Mapolda Sulsel

BERANDANEWS – Makassar, Ranah media sosial di Sulawesi Selatan mendadak diguncang isu panas meny menyangkut integritas korps bhayangkara.

Kabar burung mengenai dugaan setoran uang haram dari sindikat penipu siber (passobis) asal Kabupaten Sidrap kepada oknum anggota polisi kini tengah ditelusuri secara intensif oleh Bidang Propam Polda Sulsel.

Kegaduhan ini mencuat usai Polda Jawa Barat berhasil membongkar jaringan kejahatan siber lintas daerah yang bermuara di Sidrap.

Tak lama setelah penangkapan tersebut, akun media sosial @TasimbungTasimbung melempar pengakuan mengejutkan terkait aliran dana dari para passobis yang mengalir ke kantong oknum aparat.

Menanggapi gejolak informasi tersebut, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menegaskan bahwa pihak internal tidak tinggal diam dan sedang memburu sosok di balik akun misterius itu.

“Masalah tersebut sudah ditindaklanjuti oleh Propam. Propam sedang mencari pemilik akun tersebut untuk dimintai keterangan resmi. Karena mereka yang menyampaikan pengakuan, maka keterangan mereka sangat kunci,” ujar Didik saat ditemui wartawan di bawah Flyover Makassar, Rabu (26/8/2026).

Didik membeberkan bahwa informasi sementara mengindikasikan pemilik akun tersebut merupakan mantan pelaku passobis dari daerah Sidrap.

Kendati demikian, hingga saat ini pihak kepolisian belum menemukan bukti fisik maupun konfirmasi sah yang membuktikan adanya personel yang menerima imbalan.

Mengenai penanganan kasus utamanya, Polda Sulsel terus bahu-membahu bersama tim penyidik Polda Jabar untuk menyisir seluruh jaringan pelaku hingga ke akar-akarnya, termasuk mengantisipasi jika ada korban dari wilayah Sulawesi Selatan.

Di akhir keterangannya, Didik menyampaikan sinyal tegas bahwa institusinya tidak akan melindungi siapa pun anggota yang terbukti ‘main mata’ dengan jaringan kejahatan siber.

“Jika nanti memang terbukti ada oknum yang terlibat, tentu akan kami berikan tindakan tegas,” pungkasnya dengan nada mantap.(*)