Wajo Mantapkan Diri Jadi Tuan Rumah Porprov Sulsel XVIII 2026, Maskot “Sigabus” Resmi Diluncurkan

Ribuan masyarakat memadati Lapangan Merdeka Sengkang dalam kegiatan Maradeka Fun Bike,

BERANDANEWS – Wajo, Semangat menyambut Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Selatan XVIII Tahun 2026 mulai terasa di Kabupaten Wajo. Ribuan masyarakat memadati Lapangan Merdeka Sengkang dalam kegiatan Maradeka Fun Bike, Ahad (2/8/2026), yang menjadi simbol dimulainya gaung pesta olahraga terbesar di Sulawesi Selatan.

Momentum tersebut dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Wajo bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Wajo untuk menegaskan kesiapan daerah berjuluk Bumi Lamaddukelleng sebagai tuan rumah utama Porprov Sulsel XVIII.

Tak sekadar menggelar kegiatan olahraga masyarakat, acara itu juga dirangkaikan dengan peluncuran maskot resmi Kontingen Wajo, pengukuhan pengurus Organisasi Olahraga Domino (ORADO) Kabupaten Wajo, serta pembukaan turnamen domino di Gedung Darmawan Sengkang.

Bupati Wajo, Andi Rosman, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan terbaik sebagai tuan rumah ajang olahraga bergengsi tingkat provinsi tersebut.

“Insya Allah kami siap menjadi tuan rumah Porprov Sulsel XVIII. Bahkan kami juga siap menjadi tuan rumah pelaksanaan opening ceremony pesta olahraga terbesar di Sulawesi Selatan,” tegas Andi Rosman.

Ia berharap seluruh rangkaian persiapan yang telah dimulai menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan Porprov yang sukses, sekaligus mampu mengangkat nama Kabupaten Wajo di tingkat provinsi.

“Alhamdulillah hari ini kita telah melaunching maskot Kontingen Wajo. Semoga apa yang kita lakukan menjadi awal yang baik dan membawa keberkahan serta kesuksesan bagi seluruh rangkaian Porprov nanti,” ujarnya.

Menurut Andi Rosman, kesiapan Wajo bukan hanya hasil kerja pemerintah daerah semata, melainkan buah dari kolaborasi berbagai pihak yang memiliki semangat yang sama untuk menyukseskan Porprov XVIII.

Ia memberikan apresiasi kepada KONI Wajo, unsur Forkopimda, DPRD, tokoh masyarakat, komunitas olahraga, hingga seluruh elemen masyarakat yang telah ikut berkontribusi dalam persiapan tersebut.

“Semua ini dapat terlaksana karena sinergi dan kolaborasi yang luar biasa dari seluruh elemen masyarakat Wajo,” katanya.

Sementara itu, Ketua KONI Wajo, Hermansyah, menjelaskan bahwa peluncuran maskot menjadi salah satu agenda penting menjelang pelaksanaan Porprov Sulsel XVIII yang dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026.

Maskot yang diperkenalkan diberi nama “Sigabus”, terinspirasi dari ikan gabus, salah satu fauna yang dikenal memiliki daya tahan tinggi.

Menurut Hermansyah, filosofi ikan gabus dipilih karena melambangkan ketangguhan, semangat pantang menyerah, serta kemampuan bertahan dalam berbagai kondisi.

“Maskot Sigabus kami pilih karena ikan gabus dikenal sebagai ikan yang tangguh, mampu bertahan hidup baik di air maupun di daratan. Filosofi itu mencerminkan semangat juang para atlet Wajo,” jelasnya.

Lebih dari sekadar simbol kontingen, Sigabus diharapkan menjadi ikon pemersatu masyarakat Wajo dalam menyambut tamu dari seluruh kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Dengan dimulainya rangkaian kegiatan ini, Kabupaten Wajo menunjukkan keseriusannya untuk menghadirkan penyelenggaraan Porprov XVIII yang tidak hanya sukses dari sisi prestasi olahraga, tetapi juga meninggalkan kesan positif sebagai tuan rumah yang ramah, siap, dan mampu menyatukan semangat sportivitas seluruh masyarakat Sulawesi Selatan.(*)