Kapolda Sulsel Hadiri Pemusnahan Rokok Ilegal dan MMEA di Makassar, Negara Selamatkan Rp 42,3 Miliar

BERANDANEWS – Makassar, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, menghadiri langsung kegiatan pemusnahan rokok ilegal, minuman mengandung etil alkohol (MMEA), dan kosmetik ilegal di Lapangan BDK Makassar, Kompleks Gedung Keuangan Negara, Makassar.

Kegiatan yang digelar oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sulawesi Bagian Selatan tersebut menjadi bentuk komitmen bersama aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran barang kena cukai ilegal di wilayah Sulawesi Selatan.

Turut hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda Sulsel serta sejumlah pejabat utama Polda Sulsel, di antaranya Dirreskrimsus, Dirresnarkoba, Kabidhumas, dan Kabidpropam.

Kepala Kanwil DJBC Sulbagsel mengapresiasi sinergi antara Bea Cukai, Polri, instansi terkait, dan masyarakat dalam pengawasan serta penindakan barang ilegal.

Hingga 30 April 2026, Bea Cukai Sulbagsel mencatat sebanyak 448 penindakan kasus rokok ilegal dengan total barang bukti mencapai 43,4 juta batang.

Nilai barang tersebut diperkirakan mencapai Rp65,75 miliar, dengan potensi kerugian negara yang berhasil diselamatkan sebesar Rp42,3 miliar dari sektor cukai.

Sementara itu, untuk MMEA ilegal, tercatat 24 penindakan dengan total barang bukti sebanyak 2.007,04 liter senilai Rp579 juta. Dari jumlah tersebut, potensi penerimaan cukai yang berhasil diamankan mencapai Rp230 juta.

Dalam pemusnahan kali ini, aparat memusnahkan sebanyak 31,9 juta batang rokok ilegal senilai Rp47,9 miliar, 1.641 liter MMEA ilegal senilai Rp365,6 juta, serta 103 pcs kosmetik ilegal senilai Rp3,9 juta.

Barang bukti tersebut berasal dari penindakan Bea Cukai Sulbagsel sebanyak 13,1 juta batang rokok ilegal dan 852 liter MMEA, serta hasil penindakan Bea Cukai Makassar sebanyak 18,9 juta batang rokok ilegal dan 789 liter MMEA.

Kehadiran Kapolda Sulsel dalam kegiatan tersebut menegaskan dukungan penuh Polda Sulsel terhadap operasi pemberantasan barang ilegal yang dilakukan Bea Cukai.

“Kami berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektoral untuk memberantas barang ilegal, melindungi masyarakat, serta menjaga stabilitas keamanan dan ekonomi daerah,” ujar Kapolda Sulsel.(*)