Tembus Rp18,31 Triliun, BPS Catat Ekspor Sulsel Surplus 379,93 Juta Dolar AS Hingga Agustus 2026

Ekspor Komoditas Sulsel. Dok

BERANDANEWS — Makassar, Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan mencatat kinerja perdagangan luar negeri Provinsi Sulsel terus menunjukkan performa positif.

Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, nilai ekspor Sulsel menembus angka 1,021 miliar dolar AS atau setara Rp18,31 triliun (kurs Rp17.900 per dolar AS).

Kepala BPS Sulsel, Aryanto, mengonfirmasi bahwa neraca perdagangan Sulsel tetap mencatatkan surplus memuaskan sebesar 379,93 juta dolar AS jika dibandingkan dengan total nilai transaksi impor yang mencapai 641,71 juta dolar AS.

“Hingga Agustus 2026, Sulsel masih terus mencatatkan kinerja positifnya dengan tetap surplus dalam perdagangan antara ekspor dan impor,” ujar Aryanto dikutip pada Selasa (13/10/2026).

Aryanto membeberkan bahwa capaian nilai ekspor Sulsel per Januari–Agustus 2026 tersebut mengalami lonjakan peningkatan sebesar 14,03 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Kenaikan tersebut ditopang oleh pesatnya pengiriman beberapa komoditas unggulan daerah, terutama pada sektor olahan daging dan ikan, biji-bijian berminyak, udang, hingga garam, belerang, dan kapur.

Nikel dan Biji-bijian Berminyak Rajai Komoditas Ekspor
Berdasarkan rincian BPS Sulsel, komoditas nikel masih mendominasi porsi terbesar pengiriman luar negeri dengan menyumbang nilai transaksi hingga 584,16 juta dolar AS.

Berikut daftar 10 komoditas ekspor terbesar Sulawesi Selatan periode Januari–Agustus 2026:

• Nikel: 584,16 juta dolar AS
• Biji-bijian Berminyak: 124,58 juta dolar AS
• Besi dan Baja: 78,78 juta dolar AS
• Kakao/Cokelat: 66,85 juta dolar AS
• Ikan dan Udang: 49,74 juta dolar AS
• Garam, Belerang, dan Kapur: 42,82 juta dolar AS
• Lak, Getah, dan Damar: 26,61 juta dolar AS
• Daging dan Ikan Olahan: 16,31 juta dolar AS
• Olahan Makanan Hewan: 11,86 juta dolar AS
• Kopi, Teh, dan Rempah-rempah: 5,66 juta dolar AS

Sementara itu, untuk nilai barang impor yang dibongkar melalui berbagai pelabuhan di Sulawesi Selatan pada periode yang sama tercatat sebesar 647,71 juta dolar AS atau setara Rp11,61 triliun.

“Melihat perbandingan transaksi total ekspor sebesar 1,021 Miliar dolar AS berbanding impor 647,71 juta dolar AS, artinya Provinsi Sulsel mencatat angka surplus sebesar 379,93 juta dolar AS lebih,” pungkas Aryanto.(*)