GAYA HIDUP – Menjalani gaya hidup sehat tidak selalu harus mengeluarkan biaya besar. Di tengah kesibukan pekerjaan, aktivitas harian, dan kebutuhan hidup yang terus meningkat, masyarakat bisa mulai menjaga kesehatan melalui kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten.
Mulai dari memperbaiki pola tidur, memperbanyak konsumsi makanan bergizi, hingga meluangkan waktu untuk berjalan kaki, perubahan kecil dapat menjadi langkah awal untuk membangun kualitas hidup yang lebih baik.
Kesadaran terhadap kesehatan juga semakin mendapat perhatian masyarakat Indonesia. Survei PwC Voice of the Consumer 2026 menunjukkan bahwa 59 persen konsumen Indonesia memprioritaskan kehidupan yang lebih panjang dan sehat.
Lantas, kebiasaan apa saja yang bisa mulai diterapkan tanpa harus menguras isi dompet?
1. Membiasakan Jalan Kaki Setiap Hari
Jalan kaki menjadi salah satu aktivitas fisik paling sederhana yang bisa dilakukan hampir semua orang sesuai kondisi tubuhnya.
Tidak perlu langsung berlari atau mengikuti latihan berat. Masyarakat dapat memulai dengan berjalan kaki selama beberapa menit, misalnya saat menuju tempat kerja, berbelanja kebutuhan harian, atau mengisi waktu luang pada pagi dan sore hari.
Kebiasaan ini juga dapat membantu mengurangi waktu duduk terlalu lama, terutama bagi mereka yang menghabiskan sebagian besar waktunya di depan komputer.
Kuncinya bukan langsung mengejar target tinggi, melainkan membangun rutinitas yang realistis dan bisa dipertahankan.
2. Jangan Abaikan Kualitas Tidur
Tidur sering kali menjadi hal pertama yang dikorbankan ketika aktivitas sedang padat. Padahal, tidur yang cukup merupakan bagian penting dari upaya menjaga kesehatan fisik dan mental.
Orang dewasa umumnya dianjurkan tidur sekitar tujuh hingga sembilan jam setiap malam.
Untuk memperbaiki kualitas tidur, cobalah menetapkan waktu tidur dan bangun yang relatif konsisten. Kurangi penggunaan ponsel menjelang tidur, ciptakan suasana kamar yang nyaman, dan hindari kebiasaan bekerja hingga larut malam jika tidak diperlukan.
Perubahan sederhana tersebut dapat membantu membangun pola istirahat yang lebih teratur.
3. Pilih Makanan Bergizi Tanpa Harus Mahal
Makanan sehat tidak selalu identik dengan produk impor, menu restoran mahal, atau bahan pangan yang sedang populer di media sosial.
Bahan pangan lokal seperti telur, tempe, tahu, ikan, sayuran, dan buah-buahan dapat menjadi bagian dari pola makan bergizi dengan menyesuaikan kebutuhan serta anggaran keluarga.
Masyarakat juga dapat mengurangi kebiasaan mengonsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak secara berlebihan.
Di Sulawesi Selatan, pilihan pangan lokal bisa dimanfaatkan untuk menyusun menu sehari-hari yang beragam. Yang terpenting adalah memperhatikan keseimbangan makanan, porsi, serta variasi sumber protein, sayuran, dan buah.
Menyusun menu sebelum berbelanja juga bisa membantu mengendalikan pengeluaran sekaligus mengurangi makanan yang terbuang.
4. Perbanyak Minum Air Putih
Di tengah aktivitas yang padat, sebagian orang baru minum ketika merasa haus. Padahal, memenuhi kebutuhan cairan merupakan bagian penting dari rutinitas sehari-hari.
Biasakan menyediakan botol minum sendiri ketika bekerja, bepergian, atau beraktivitas di luar rumah.
Kebutuhan cairan setiap orang dapat berbeda, bergantung pada aktivitas, cuaca, kondisi kesehatan, dan faktor lainnya. Karena itu, kebutuhan minum sebaiknya disesuaikan dengan keadaan masing-masing.
Mengutamakan air putih dibandingkan minuman manis juga dapat menjadi langkah sederhana untuk mengurangi konsumsi gula tambahan.
5. Beri Waktu untuk Beristirahat dari Layar
Ponsel dan media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Namun, penggunaan layar yang terus-menerus dapat mengurangi waktu untuk bergerak, beristirahat, atau berinteraksi langsung dengan orang sekitar.
Cobalah mengambil jeda secara berkala setelah bekerja di depan layar. Gunakan waktu tersebut untuk berdiri, meregangkan tubuh, berjalan sebentar, atau sekadar mengalihkan pandangan dari perangkat digital.
Pada malam hari, mengurangi kebiasaan menggulir media sosial tanpa batas juga dapat membantu menyediakan waktu untuk tidur dan kegiatan lain yang lebih bermanfaat.
Tujuannya bukan meninggalkan teknologi sepenuhnya, melainkan menggunakannya secara lebih seimbang.
6. Luangkan Waktu untuk Menjaga Kesehatan Mental
Gaya hidup sehat tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik. Kesehatan mental juga perlu mendapat perhatian, terutama ketika seseorang menghadapi tekanan pekerjaan, persoalan keluarga, atau tuntutan kehidupan sehari-hari.
Meluangkan waktu untuk melakukan aktivitas yang disukai, berbincang dengan orang tepercaya, menulis jurnal, atau menikmati suasana luar ruangan dapat menjadi cara sederhana untuk memberi ruang bagi diri sendiri.
Tidak semua masalah bisa diselesaikan hanya dengan beristirahat atau berpikir positif. Jika tekanan emosional berlangsung lama dan mengganggu aktivitas sehari-hari, mencari bantuan profesional merupakan langkah yang patut dipertimbangkan.
7. Kurangi Kebiasaan Belanja Impulsif demi Mengikuti Tren
Tren gaya hidup sehat di media sosial sering kali membuat orang merasa perlu membeli perlengkapan olahraga, produk kesehatan, atau makanan tertentu agar bisa menjalani hidup yang lebih baik.
Padahal, memulai gaya hidup sehat tidak harus menunggu memiliki pakaian olahraga terbaru, jam tangan pintar, atau keanggotaan pusat kebugaran.
Berjalan kaki, memasak di rumah, mengatur waktu tidur, dan melakukan latihan sederhana sesuai kemampuan dapat menjadi titik awal.
Sebelum membeli produk yang sedang viral, pertimbangkan manfaat, kebutuhan, keamanan, serta kemampuan keuangan pribadi. Jangan mudah percaya pada klaim kesehatan yang menjanjikan hasil instan tanpa bukti yang memadai.
Konsistensi Lebih Penting daripada Perubahan Drastis
Membangun gaya hidup sehat tidak harus dilakukan sekaligus. Memaksakan banyak perubahan dalam waktu singkat justru dapat membuat seseorang kesulitan mempertahankan kebiasaan tersebut.
Mulailah dari satu atau dua hal yang paling mudah dilakukan, kemudian tingkatkan secara bertahap sesuai kebutuhan dan kondisi tubuh.
Misalnya, berjalan kaki setiap sore, menyiapkan botol air minum sebelum bekerja, atau tidur pada waktu yang lebih teratur.
Seiring waktu, kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten dapat membantu membangun rutinitas yang lebih sehat.
Pada akhirnya, hidup berkualitas bukan semata-mata tentang mengikuti tren atau mengeluarkan banyak uang. Hal yang tidak kalah penting adalah mengenali kebutuhan diri, menjaga keseimbangan aktivitas, dan membuat pilihan yang lebih baik setiap hari.
(Sumber: PwC, Voice of the Consumer 2026 Survey – Indonesia Results, 3 September 2026.)





