Sejumlah Warga Keluhkan Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg di Maros

Ilustrasi LPG3 Kg

BERANDANEWS – Maros, Sejumlah warga di Kabupaten Maros mengeluhkan kelangkaan gas elpiji 3 Kg.

Selain kelangkaan, harga gas melon bersubsidi tersebut juga mengalami kenaikan di tingkat pengecer, sehingga semakin membebani masyarakat yang bergantung pada elpiji 3 kilogram untuk kebutuhan sehari-hari.

Salah seorang warga Perumahan Haji Banca, Indri, mengaku sulit mendapatkan gas elpiji 3 Kg untuk kebutuhan rumah tangganya.

Bahkan ia mengaku sudah berkeliling beberapa warung disekitar, ketersediaannya banyak yang kosong.

“Langka sekarang, karena saya sudah keliling ini cari tapi tidak ada yang jual cuma tabung kosong saja yang ada. Susah kalau begini,” tegas Indri, Jumat (12/6/2026).

“Kelangkaan gas elpiji ini sudah berlangsung hampir sepekan dan sebelumnya memang harganya agak mahal,” tambahnya.

Hal senada juga dirasakan ibu rumah tangga sekitar Kecamatan Mandai tersebut.

“Kenapa susah sekali ini dapat gas elpiji?, dari waktu habis lebaran (Idul Adha) kemarin,” tegas Rahma.

Ia berharap pasokan gas elpiji segera kembali normal agar masyarakat tidak lagi kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga.

“Tentu kami harap pemerintah segera turun tangan, gas susah sekali ini, mauki masak ini tidak ada gas” tutupnya.(*)