BERANDANEWS – Gowa, Tindakan Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Satpol PP) dalam penertiban pedagang yang berjualan di pekarangan Puskesmas Somba Opu menjadi sorotan warga.
Pembongkaran lapak pedagang dinilai terlalu ekstrim, dan kontra terhadap program pengentasan kemiskinan ekstrem Pemerimtah Kabupaten Gowa.
Dalam peristiwa tersebut, yang terekam dalam sebuah video berdurasi sekitar 1 menit 25 detik, Kasat Satpol PP diduga memerintahkan anggotanya tidak hanya membongkar lapak jualan warga, tetapi juga membongkar dan merusak meteran listrik milik salah satu warga.
Pemilik meteran listrik menangis histeris saat meteran listrik miliknya dibongkar dan dirusak oleh sejumlah anggota Satpol PP di pekarangan Puskesmas Somba Opu, Kamis (5/2/2026).
“Tolong pak, jangan dibongkar meteran listrik saya, karena itu tidak ada sangkut pautnya dengan pedagang,” ucap salah satu warga sambil menangis.
Dalam video yang beredar itu, juga terdengar salah satu anggota Satpol PP menyebutkan bahwa tindakan pembongkaran meteran listrik tersebut merupakan perintah atasan.
“Ini perintah pak Kasat Satpol PP, jadi silakan ke kantor,” ucap anggota Satpol PP dalam rekaman video tersebut.
Atas kejadian itu, warga pemilik meteran listrik yang dirusak langsung melaporkan Kasat Satpol PP ke Polres Gowa dengan dugaan tindak pengrusakan.
Hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak Satpol PP Kabupaten Gowa terkait dugaan perintah pembongkaran dan perusakan meteran listrik tersebut. (*)





