BERANDANEWS — Makassar, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Wilayah Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar) siap menggelar ajang PDGI Fun Run 5K dan bakti sosial kesehatan gigi di kawasan Center Point of Indonesia (CPI) Makassar pada Ahad, 4 Oktober 2026.
Ketua PDGI Wilayah Sulselbar, drg. Ardiansyah S. Pawinru, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kesehatan Gigi Nasional (HKGN). Selain menjadi ajang olahraga, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antar-dokter gigi sekaligus mendekatkan organisasi dengan masyarakat luas.
“Kami sudah bertemu Pak Wali Kota untuk meminta kesediaan beliau hadir melepas peserta PDGI Fun Run tanggal 4 Oktober di CPI,” ujar Ardiansyah, Selasa (29/9/2026).
Hingga saat ini, persiapan teknis pelaksanaan acara telah mencapai sekitar 90 persen. Rute lari sepanjang 5 kilometer tersebut akan mengambil titik start dan finish di kawasan CPI, tepatnya di area BSI.
“Start dimulai pukul 06.00 WITA. Rutenya di kawasan CPI BSI dan finish di tempat yang sama. Kegiatan ini terbuka untuk umum,” tambah akademisi Universitas Hasanuddin tersebut.
Antusiasme masyarakat dan anggota PDGI tercatat sangat tinggi. Jumlah peserta yang terdaftar telah mencapai sekitar 450 hingga 500 orang, melampaui target awal panitia yang menetapkan angka 300 peserta.
“Target awal kami sebenarnya 300 orang, tetapi alhamdulillah pendaftar sudah mencapai 450 lebih. Pendaftaran terpaksa kami tutup karena mempertimbangkan ketersediaan jersey dan seragam peserta,” jelasnya.
Selain lari santai dan bakti sosial, PDGI Sulselbar sebelumnya juga telah menggelar berbagai agenda pendukung, seperti turnamen padel, seminar medis, hingga pelatihan hands-on one day course bagi para dokter gigi.
Melalui rangkaian kegiatan ini, PDGI Sulselbar ingin menegaskan bahwa profesi dokter gigi tidak hanya bertugas di dalam fasilitas kesehatan, tetapi juga aktif dalam edukasi sosial dan aktivitas kemasyarakatan.
“Kami berharap pelaksanaan Fun Run 5K di CPI Makassar ini berlangsung meriah serta menjadi ruang silaturahmi antara insan kesehatan, anggota PDGI, dan masyarakat umum,” pungkas Ardiansyah.(*)





