BERANDANEWS — Makassar, Jalannya rekonstruksi kasus pembunuhan tragis yang menimpa pemuda berinisial MA alias Koko (28) diwarnai keributan serta isak tangis histeris keluarga korban. Reka ulang adegan tersebut digelar di Mapolsek Bontoala, Jalan Masjid Raya, Kota Makassar, Senin (12/10/2026).
Penyidik Polsek Bontoala menghadirkan langsung tersangka utama berinisial DR (22), yang tidak lain merupakan rekan sesama penghuni kos korban, untuk memperagakan kembali detik-detik penikaman maut tersebut.
Suasana di area rekonstruksi mendadak memanas tatkala keluarga korban meluapkan emosi serta makian ke arah tersangka yang diperagakan di bawah pengawalan ketat kepolisian.
“Mana itu, Pak? Pembunuh! Setan! Pembohong! Kenapa kau bunuh anakku? Apa salahnya?! Kau tidak punya hati nurani!” teriak ibu korban histeris berbalut jilbab kuning seraya ditenangkan sanak keluarga dan petugas.
Keluarga korban menuding ada unsur perencanaan dalam aksi keji tersebut dan menilai tindakan pelaku sangat tidak berperikemanusiaan. Sejumlah kerabat korban bahkan sempat berupaya mendekati tersangka sebelum dihalau barisan pengamanan.
Tragedi Berdarah Dipicu Cekcok Sepele
Peristiwa pembunuhan berdarah ini bermula pada Minggu malam (30/8/2026) sekitar pukul 21.15 WITA di sebuah rumah kos kawasan Pasar Terong, Kecamatan Bontoala. Korban MA alias Koko ditemukan tewas bersimbah darah usai terlibat perselisihan atau cekcok sepele antarpenghuni kos yang berujung pada aksi penikaman fatal oleh DR.
Pasca-kejadian, Tim Identifikasi Polrestabes Makassar bersama Polsek Bontoala bergerak cepat mengamankan lokasi, mengevakuasi jasad korban ke RS Bhayangkara Makassar, hingga berhasil meringkus tersangka DR.
Hingga proses reka adegan selesai, rekonstruksi berlangsung di bawah pengawalan ekstra ketat guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga korban.(rs)





