BERANDANEWS — Makassar, Pelarian dramatis seorang pemuda berinisial HD (20) berakhir di balik jeruji besi setelah nyaris menjadi sasaran amuk massa yang murka di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), Kota Makassar, Senin (28/9/2026) pagi.
Warga asal Kampung Sapiria, Kelurahan Baroanging, Kecamatan Tallo, Makassar, tersebut tak berkutik setelah sepeda motor yang dikendarainya mendadak kehabisan bahan bakar di sekitar Masjid 99 Kubah usai dikejar massa sejauh kilometer dari kawasan Barombong.
Kapolsek Tamalate, Kompol Muhammad Idris, S.H., M.H., menjelaskan bahwa insiden bermula ketika HD diduga nekat mencuri telepon seluler milik warga di Kelurahan Barombong sekitar pukul 07.00 WITA. Aksi kejahatan tersebut diketahui korban hingga memicu kemarahan warga sekitar yang langsung melakukan pengejaran.
“Pelaku dikejar massa dari Barombong sampai kawasan CPI. Saat sepeda motor yang digunakan kehabisan bensin, warga sempat meluapkan emosi dan nyaris menghakiminya. Beruntung, petugas Satpol PP yang berjaga di kawasan CPI sigap mengamankan HD dari amukan massa,” jelas Kompol Muhammad Idris, Senin (28/9/2026).
Petugas Satpol PP kemudian menyerahkan terduga pelaku ke Polsek Tamalate guna menghindari jatuhnya korban jiwa akibat amuk massa.
Namun, pengusutan kasus ini kian melebar dan membongkar kejahatan lain. Dari hasil pemeriksaan, sepeda motor Yamaha Mio Sporty warna hijau dengan nomor polisi DD 3174 HJ yang digunakan HD untuk beraksi ternyata merupakan kendaraan hasil curian.
Motor tersebut dilaporkan hilang oleh pemiliknya, Luth Mustika Wima, pada Ahad (27/9/2026) sehari sebelumnya.
Korban kehilangan kendaraannya saat singgah menunaikan salat Zuhur di area parkiran Masjid Raya Syekh Yusuf, Kabupaten Gowa, dengan kerugian ditaksir mencapai Rp 6 juta.
Kini, HD harus mendekam di sel tahanan Polsek Tamalate dan menghadapi proses hukum berat atas akumulasi tindak pidana pencurian yang dilakukannya.(*)





