Korsleting Listrik Diduga Jadi Pemicu: Rumah Panggung di Keera Wajo Hangus, Warga Sempat Berjibaku Padamkan Api

Ilustrasi Kebakaran

BERANDANEWS — Wajo, Suasana pagi yang tenang di Dusun Inrello, Desa Inrello, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, mendadak berubah panik pada Senin (31/8/2026) pagi.

Satu unit rumah panggung semi permanen milik seorang pensiunan PNS berinisial SP (58) hangus dilalap si jago merah.

Peristiwa nahas yang terjadi sekitar pukul 07.00 WITA tersebut bermula saat korban bersama kedua anaknya tengah asyik makan di bagian bawah rumah. Ketenangan mereka seketika buyar tatkala seorang warga bernama BR (52) berlari menghampiri sambil meneriakkan peringatan bahwa ada kobaran api di bagian belakang rumah.

Mendengar teriakan tersebut, SP bergegas lari menuju sumber api demi menyelamatkan surat-surat penting serta barang berharga seadanya.

Warga sekitar yang menyadari insiden tersebut langsung berbondong-bondong datang memberikan pertolongan, membantu mengeluarkan barang dagangan, serta berjibaku memadamkan api dengan peralatan seadanya.

Namun, karena material bangunan yang didominasi kayu membuat si jago merah mengamuk hebat dan merambat dengan cepat.

Warga akhirnya menghubungi petugas pemadam kebakaran.

Tak lama berselang, dua unit armada pemadam kebakaran dari Kecamatan Pitumpanua tiba di lokasi. Berkat kerja sama antara petugas dan warga, kobaran api akhirnya berhasil dijinakkan dan didinginkan sepenuhnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini karena SP dan kedua anaknya berhasil menyelamatkan diri tepat waktu. Kendati demikian, kerugian material ditaksir mencapai angka Rp250 juta. Sejumlah harta benda berharga, mulai dari satu unit rumah panggung, satu unit sepeda motor Yamaha Vega, televisi, mesin cuci, hingga tiga unit lemari ikut rata dengan tanah.

Kapolsek Keera, AKP Johari, mengungkapkan bahwa dari hasil olah TKP dan pemeriksaan saksi-saksi seperti IM (60), UN (24), dan BR (52), dugaan sementara kebakaran dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting listrik) dari bagian belakang rumah.

Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan rutin mengecek instalasi listrik di rumah masing-masing guna mencegah musibah serupa terulang kembali.(*)