Gedung Mewah DPRD Sulsel Ditarget Selesai 20 Bulan, Setiap Anggota Dewan Bakal Punya Ruangan Pribadi di Lantai 8!

Kondisi Kantor DPRD Sulsel yang terbakar (dok)

BERANDANEWS — Makassar, Proyek pembangunan kawasan megah Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan memasuki babak baru.

Pemerintah Provinsi bersama legislatif tengah mematangkan perencanaan fisik dua gedung utama yang diproyeksikan bakal menghabiskan waktu pengerjaan (plot) selama 20 bulan.

Jika proses perencanaan rampung pada 20 November mendatang, proses lelang proyek konstruksi ditargetkan dapat langsung bergulir pada awal Desember 2026.

Ketua Komisi D DPRD Sulsel, Kadir Halid, membeberkan rincian konsep bangunan baru tersebut. Rencananya, kompleks ini akan memiliki dua struktur utama yang dirancang modern dan megah guna menunjang kinerja para wakil rakyat.

Gedung pertama merupakan bangunan utama setinggi lima lantai yang difungsikan khusus untuk ruang rapat paripurna, ruangan pimpinan dewan, serta fasilitas pendukung lainnya.

Gedung ini juga dilengkapi area parkir luas dengan kapasitas menampung hingga 130 kendaraan.

Sementara itu, gedung kedua adalah Gedung Sekretariat setinggi delapan lantai. Keistimewaan dari gedung delapan lantai ini terletak pada penyediaan ruang kerja khusus bagi para wakil rakyat yang selama ini belum terfasilitasi secara personal.

“Gedung ini agak mewah. Di gedung kesekretariatan, lantai dua dan tiga diperuntukkan bagi jajaran kesekretariatan. Sedangkan lantai empat hingga lantai delapan disediakan ruangan pribadi untuk masing-masing anggota dewan. Ini sangat bagus sekali,” ungkap Kadir Halid saat memberikan keterangan kepada awak media.

Kendati sebagian struktur bangunan fisik pendukung di kompleks DPRD telah selesai dikerjakan, para anggota dewan dipastikan belum bisa langsung menempatinya dalam waktu dekat.

Hal ini dikarenakan proses konstruksi besar-besaran kedua gedung utama tersebut berpotensi mengganggu aktivitas kedewanan jika dipaksakan beroperasi.

“Kemungkinan besar kami masih harus berkantor di tempat sementara ini kurang lebih satu tahun lagi selama proses konstruksi fisik berjalan,” pungkasnya.(*)