Fraksi Nasdem DPRD Sulsel Usulkan Program Multiyears Jalan Tani 2027, Sebut Andi Sudirman ‘Bapak Pembangunan Sulsel’

Rapat Paripurna di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel (kantor sementara DPRD Sulsel)

BERANDANEWS – Makassar, Anggota Fraksi Partai NasDem DPRD Sulawesi Selatan, Mizar Roem, mengusulkan agar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menghadirkan Program Multiyears khusus pembangunan jalan tani pada tahun 2027. Usulan tersebut disampaikan setelah melihat besarnya manfaat Program Multiyears Project (MYP) yang selama ini dijalankan Pemerintah Provinsi Sulsel.

Hal itu disampaikan Mizar dalam Rapat Paripurna DPRD Sulsel terkait jawaban Gubernur Sulsel atas Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 yang berlangsung di Kantor Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi Sulsel, Rabu (1/7/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Mizar menyampaikan apresiasi atas penjelasan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, dan menyatakan dukungan untuk melanjutkan pembahasan Ranperda ke tahap berikutnya.

“Tentu kami apresiasi dan menyatakan persetujuan untuk melanjutkan pembahasan pada tahapan berikutnya,” ujar Mizar.

Nilai Program Multiyears Berdampak Nyata

Mizar menilai Program Multiyears Project 2025–2027 yang mencakup pembangunan infrastruktur jalan, jaringan irigasi, hingga rumah sakit regional telah memberikan dampak signifikan bagi masyarakat di berbagai daerah di Sulawesi Selatan.

Menurutnya, berbagai aspirasi yang diterimanya dari masyarakat maupun rekan-rekan anggota DPRD menunjukkan tingginya apresiasi terhadap program pembangunan yang dijalankan Andi Sudirman.

“Berdasarkan aspirasi yang saya dapat di lapangan, bahkan dari teman-teman DPRD, memang program Multiyears dari Bapak Gubernur sangatlah bagus. Bahkan beliau sering disebut sebagai bapak pembangunan Sulawesi Selatan,” ungkapnya.

Dorong Multiyears Khusus Jalan Tani

Wakil Ketua Komisi A DPRD Sulsel itu menyoroti pentingnya perhatian pemerintah terhadap masyarakat pedesaan, khususnya kelompok tani yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah.

Menurut Mizar, keberhasilan pembangunan jalan provinsi dan jaringan irigasi melalui skema Multiyears layak diperluas dengan menghadirkan program pembangunan jalan tani yang terencana dan berkelanjutan.

Ia menilai akses jalan tani yang memadai akan mempermudah distribusi hasil pertanian, menekan biaya produksi, serta meningkatkan kesejahteraan petani di berbagai wilayah Sulawesi Selatan.

Karena itu, ia berharap usulan tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan Kebijakan Umum APBD dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 yang mulai dibahas tahun ini.

“Mudah-mudahan, karena kelompok tani sudah banyak bersuara, selain Multiyears jalan dan irigasi, boleh juga ada Multiyears jalan tani. Dengan begitu, ekonomi masyarakat, khususnya kelompok tani, bisa semakin tumbuh dan pada akhirnya berdampak positif terhadap perekonomian daerah,” jelasnya.

Usulan tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat sektor pertanian sebagai salah satu tulang punggung perekonomian daerah sekaligus meningkatkan konektivitas kawasan pedesaan.(*)