Aksi Pria Berseragam Loreng Embat HP Karyawan SPBU Barru Saat Tertidur, Terekam Jelas CCTV!

Aksi Pria Berseragam Loreng terekam CCTV mengambil HP di SPBU

BERANDANEWS — Barru, Sebuah rekaman CCTV di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Bojo, Kecamatan Mallusetasi, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, mendadak viral dan menggegerkan publik.

Seorang pria berpenampilan rapi dengan mengenakan pakaian dinas berseragam loreng TNI diduga nekat menggasak ponsel milik petugas piket malam yang tengah tertidur lelap.

Aksi pencurian tersebut dilancarkan pelaku pada Sabtu (26/9/2026) dini hari sekira pukul 04.00 WITA dengan memanfaatkan kelengahan situasi di area SPBU.

Manajer SPBU Bojo, Bangsawan Bau Massepe, membenarkan insiden yang menimpa salah satu anak buahnya tersebut setelah memeriksa rekaman kamera pengawas secara langsung.

“Kejadiannya sesuai dengan rekaman video CCTV yang beredar luas. Pelakunya memang pria mengenakan baju loreng. Dia memanfaatkan kelengahan karyawan kami yang kebetulan sedang bertugas di shift malam dan tertidur menjelang subuh,” ungkap Bangsawan kepada wartawan, Ahad (27/9/2026).

Korban baru menyadari ponsel kesayangannya telah raib saat terbangun untuk menunaikan ibadah salat subuh. Begitu mendapat laporan dari korban di pagi harinya, manajemen SPBU langsung membuka rekaman CCTV dan mendapati aksi terduga pelaku yang berbusana mirip anggota militer.

Menyadari penampilan pelaku yang tidak biasa, pihak manajemen SPBU langsung bertindak cepat melaporkan temuan tersebut ke Polsek Mallusetasi.

“Laporan langsung saya teruskan ke kepolisian karena ini tidak biasa, pelakunya berpakaian loreng. Pihak Polsek kemudian berkoordinasi dengan Kodim, dan saat ini kasusnya sudah resmi ditangani oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom),” jelasnya.

Dari pengamatan CCTV, terduga pelaku kabur dari lokasi kejadian menggunakan satu unit mobil minibus Daihatsu Xenia berwarna silver.

Sementara itu, Komandan Unit Intel Kodim 1405 Parepare, Lettu Agus Bakri, menegaskan bahwa jajarannya bergerak cepat dan terus berkoordinasi intensif dengan Polisi Militer untuk mendalami identitas serta memastikan kepastian sosok terduga pelaku yang terekam dalam kamera pengawas tersebut.(*)