BERANDANEWS – Morowali, Aksi nekad seorang pria berinisial R yang mencuri sepeda motor di kawasan industri Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, berujung petaka. Pelaku babak belur dihantam amuk massa usai masuk dalam jebakan pengintaian korban yang memergoki perbuatannya di area parkiran Bandara Lama, Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi.
Peristiwa dramatis ini terjadi pada Jumat (30/10/2026) malam sekitar pukul 20.30 WITA. Beruntung, aparat kepolisian yang menerima laporan cepat mendatangi lokasi kejadian dan mengevakuasi pelaku dari aksi main hakim sendiri yang kian beringas.
Kapolsek Bahodopi, Iptu Ewaldo Tasmi, membeberkan bahwa kejadian bermula saat korban baru saja selesai menuntaskan pekerjaannya dan bergegas menuju area parkiran untuk pulang.
“Setibanya di lokasi parkir, korban terkejut karena sepeda motor miliknya telah lenyap dari posisi semula. Setelah melakukan pencarian selama kurang lebih 30 menit di sekitar lokasi, korban menemukan motor miliknya telah berpindah tempat,” ujar Iptu Ewaldo Tasmi dalam keterangannya, Senin (2/11/2026).
Jebakan Pengintaian 2 Jam dan Babak Belur Dihantam Massa
Saat ditemukan korban, sepeda motor jenis Honda CRF miliknya berada dalam kondisi tertutup sarung penutup motor dan telah dipasangi gembok baru yang bukan milik korban.
Menyadari adanya siasat pencurian, korban bersama rekan-rekannya tidak langsung berteriak, melainkan menyusun strategi pengintaian dari jarak aman sembari mengawasi gerak-gerik di sekitar motor tersebut.
Dugaan korban terbukti. Sekitar dua jam mengintai, seorang pria tak dikenal menghampiri sepeda motor tersebut dan mencoba menyalakan mesin menggunakan kunci palsu. Sontak, korban bersama petugas keamanan (secity) dan warga setempat langsung mengepung serta menangkap pelaku.
Emosi warga yang tak terbendung membuat R, yang diketahui merupakan karyawan swasta asal Kabupaten Luwu Timur, sempat menjadi sasaran amuk massa hingga mengalami luka serius di bagian kepala sebelum polisi tiba di lokasi.
“Sebelum diserahkan ke Polsek, pelaku sempat dihakimi massa hingga mengalami luka cukup serius di kepala. Anggota kami yang tiba di lokasi langsung melakukan evakuasi medis dan mengamankan terduga pelaku ke Mako Polsek Bahodopi,” terang Ewaldo.
Polisi Bongkar Penyimpanan Motor Bodong di Kos Pelaku
Pengembangan tidak berhenti di lokasi penangkapan. Selain menyita sepeda motor Honda CRF milik korban dan satu unit Yamaha NMAX yang digunakan pelaku menuju lokasi aksi, polisi juga menggeledah kamar indekos milik R.
Di lokasi indekos pelaku, tim penyidik menemukan dua unit sepeda motor tanpa dokumen resmi (bodong) yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan serupa.
Polsek Bahodopi kini menahan R guna menjalani pemeriksaan maraton untuk mengusut tuntas jaringan pencurian kendaraan bermotor di kawasan Bahodopi. Kepolisian juga mengimbau keras agar masyarakat senantiasa menyerahkan setiap pelaku kejahatan kepada aparat hukum dan menahan diri dari tindakan main hakim sendiri.(*)





